Perempuanku pergi, bahkan jauh sebelum aku berniat melarangnya untuk menyantap timun dan soda yang akan membuat liang surganya basah. Semoga saja lelakinya setelah aku tak kecewa, ketika menyetubuhinya di hotel-hotel murah kelas Kamboja.
KAMU SEDANG MEMBACA
PUISIKOPAT
PoetryTak pernah cukup kata-kata untuk mencintaimu, biar puisiku saja yang memilikimu lebih dari kenyataan. PEREMPUAN, CINTA DAN LUKA (KUMPULAN PUISI)
