Entah di mana cinta pertamaku
Padanya gerak-gerik rayu yang terhatur pertama kali, masih menjadi memori yang paling sulit aku tandingkan
Jatuh cinta dengan segala macam cara
dengan apapun itu
aku rindu
meski tidak untuk selamanya
Entah di mana cinta pertamaku
Taufan sekalipun akan selalu berakhir pasrah di ujung gurat senyumnya
Syair yang paling sihir yang pernah merasuk ke dalam jiwa
Kesunyian menjadi badai yang paling riuh ketika ia tak ada
Entah di mana cinta pertamaku
pelakon yang paling suka berdansa dengan sejuta tanda tanya di kepala
Cinta pertamaku,
dia lah semu yang paling nyata
Menjadi rindu paling abadi
Dan pada bait setelahnya
Dia tak ada
Tak pernah ada
Dan tak akan ada
Lagi
Entah di mana cinta pertamaku
KAMU SEDANG MEMBACA
PUISIKOPAT
PoetryTak pernah cukup kata-kata untuk mencintaimu, biar puisiku saja yang memilikimu lebih dari kenyataan. PEREMPUAN, CINTA DAN LUKA (KUMPULAN PUISI)
