Kaos Kaki Anakmu Yang Misterius

89 5 0
                                        

Di ujung malam
Ketika pasar belum riuh
Ketika stasiun belum penuh
Pemulung sudah sibuk di kepalamu
Api-api tungku kau hidupkan
Tirai jendela kau singkapkan
Juga hal-hal yang tak pernah kau lewatkan.

Tapi,
Barangkali ada yang selalu kau lupa
Tentang kaos kaki anakmu yang misterius
Menghilang setiap kali pagi datang
"Apa susahnya menyelipkan kaos kaki ke dalam sepatu sendiri?" Nyanyian gerutu yang kudengar setiap hari dari mulutmu.

'Anakmu memang selalu begitu'
Bahkan aku tak bisa menerka
Apakah ide mengenakan sepatu aladin ke sekolah ada di dalam kepala anak-anakmu.

Pagi telah datang
Embun belum hilang
Pagiku--
Masih ditemani gerutu yang tak selesai-selesai
Juga teriakan anak-anakmu yang berkelaluan
'Maaaa masoookeeen bajooo'

Apapun itu,
Yang jelas, tak ada lagi pagi yang ku temui seperti sepi sebelumnya.
Pagi yang hanya ditemani besi terali
Dan jaring laba-laba yang sudah lama ditinggal perajutnya.

Sunyi yang merdu hampir tak pernah kita temukan lagi.
Sampai kelak ketika mereka pergi dengan takdir masing-masing.
Kita hanya akan tinggal
Bersama cerita-cerita lalu
Dan menunggu
Siapa yang lebih dulu layu

PUISIKOPAT Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang