Pagi masih sebaya bayi ketika bapak memilih pulang
Ketika matahari belum sempat menyapa lelap
Mungkin Bapak ingin pergi diam-diam
Mungkin Bapak tak ingin orang-orang kehilangan
Tepat separuh abad
Minggu, dua puluh tiga Juli
Segala bentuk hutang pada takdir, tunai
Bapak pulang menuju pelukan bumi
Selamat pulang,
Bapak
KAMU SEDANG MEMBACA
PUISIKOPAT
PoesiaTak pernah cukup kata-kata untuk mencintaimu, biar puisiku saja yang memilikimu lebih dari kenyataan. PEREMPUAN, CINTA DAN LUKA (KUMPULAN PUISI)
