Setelah Nizar menerima telepon yang ternyata adalah asistennya,dia memanggil Nizar untuk menggantikan Dokter Hasan untuk melakukan operasi.
Nizar sedikit menghampiri Sabilla "Mmm. Maaf tidak apa kan kau sendiri disini? Keluargamu kapan datang?"
Sabilla sedikit mendongak lalu kembali menatap kelain arah "Sebentar lagi. Tak apa silahkan"
"Baiklah,saya harus melakukan operasi menggantikan salah satu dokter disini,do'akan ya semoga berhasil" ucap Nizar.
Sabilla membulatkan matanya "Kau dokter?"
Nizar terkekeh lalu mengangguk "Ya saya dokter,ini tempat saya bekerja juga memang ini rumah sakit keluarga saya.Oh iya semoga lekas sembuh. Dan jangan lupa makan,asam lambungmu naik"
Sabilla menundukkan wajahnya "Iya terima kasih pak"
Nizar menghela napas "Jangan panggil saya pak panggil nama saja atau panggil mas atau kakak juga boleh asal jangan panggil saya bapak kalau diluar kelas"
Sabilla tertegun "Tapi kan,"
"Tak ada tapi tapian. Saya permisi Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumsalam. Terima kasih telah menolongku dari dua orang tadi"
Nizar tersenyum saat dia menundukkan wajahnya lalu mengangguk setelahnya dia melenggang pergi meninggalkan ruangan Sabilla dan tak lama dari itu Fairuz,Nisa dan Fajar datang.
"Assalamu'alaikum" ucap ketiganya serempak.
Sabilla mendongak kearah pintu "Eh wa'alaikumsalam"
Ketiganya menghampiri Sabilla dan Sabilla menyalaminya secara bergantian.
"Ya Allah, apa yang terjadi padamu de. Mata kamu sembap ada apa?" tanya Fajar.
Sabilla mendudukkan tubuhnya lalu memeluk Fajar "Maaf"
Fajar mengerutkan keningnya "Untuk apa,De?"
"Karena tidak menurutimu" tangis Sabilla pecah saat ingatannya kembali kepada kejadian beberapa jam yang lalu.
Fajar tersenyum "Sudah tak apa,ini mas bawakan makan, kamu dari pagi belum makan mas tanya ke Syifa juga katanya tadi dikampus pun tak makan"
Sabilla membersit air matanya dan melepaskan pelukannya "Terima kasih"
"Oh iya mi,umi kok bisa mengenal dokter Nizar?" Sabilla bertanya kepada Nisa.
"Dia putranya teman umi Sayang"
Sabilla mengangguk dan setelahnya dia melahap makanan yang disuapkan oleh Fajar.
****
Setelah semalaman dia tidur di rumah sakit ditemani keluarga kecilnya akhirnya pagi-pagi sekitar pukul delapan dia dibolehkan pulang. Sabilla dan keluarganya pun pulang. Sabilla awalnya ingin pergi ke kampus namun tidak diizinkan oleh Fairuz dan Fajar.
Dilain tempat Nizar sedang bersiap dirumahnya hari ini dia akan ke rumah sakit terlebih dahulu karena ada pekerjaan yang memang harus dikerjakan sekarang juga. Hari ini dia ada jadwal kuliah pukul sebelas hanya satu jam pula.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Sabilla | √
Духовная литература-Ambil hal positifnya dan buang hal negatifnya- HR #1 in Spiritual (TAHAP REVISI TANPA UNPUBLISH) (Revisi baru lima part pertama) "Aku sangat-sangat berterima kasih kepada Allah karena telah menghadirkan sosok dirimu yang benar-benar sempurna dan bi...
