Hei, arogankah aku bila kumerasa spesial baginya?
Tiada hari tanpa chat dengannya akhir-akhir ini. Aku merasa sangat dekat dengangnya. Jika aku berkata ingin bertemu dengannya, ia akan datang. Padahal minggu ini adalah minggu yang sangat sibuk baginya. Aku tahu dan aku berusaha untuk menahan-nahan keinginan serta perasaan ini.
Aku tak ingin melakukan kesalahan yang sama lagi. Kesalahan yang serupa kutukan itu masih terus menghantuiku dan menunggu kesempatan ketiganya. Aku tidak ingin kutukan itu berlanjut. Hubungan yang telah terbangun hingga saat ini juga sudah terasa sangat nyaman.
Pada akhirnya, aku masih tidak memiliki keberanian untuk mengatakan perasaan ini.
Aku masih seorang pengecut.
Aku hanya terus berharap, gadis yang ia sukai adalah aku.
