Night..
Jam menunjukkan pukul 8 malam.
Justin dan Selena duduk di ruang TV sambil menonton film yang kebetulan mereka berdua menyukainya. Mereka menonton dengan ditemani pop corn dan makanan lainnya.
Selena duduk tepat di sebelah Justin.
"Justin, tolong ambilkan bantal di kamar ku dong" perintah Selena sambil menatap layar TV dan menyantap pop corn nya.
"Ambil saja sendiri, kau kan punya kaki dan punya tangan" ucap Justin cuek.
"Kau ini, sekali-sekali menurut dengan ku bisa tidak ?" Ucap Selena kesal.
"Dimana-mana kamu yang harus nya nurut sama aku, bukan kebalikannya" ucap Justin lagi.
"Oke, kalau kau tidak mau mengambilkannya. Kau yang akan aku jadikan bantal" ucap Selena dan menyandarkan kepalanya di bahu Justin. Justin hanya diam.
TING NONG..
Bel rumah mereka pun berbunyi. Justin dan Selena saling berpandangan. Bagaimana mereka tahu tempat tinggal Justin dan Selena sekarang ?
"Siapa ?" Tanya Justin pada Selena.
"Mana ku tahu. Aku belum memberitahu kepada siapapun alamat rumah ini." Jawab Selena. Justin hanya diam bingung.
"Atau jangan-jangan Barbara ? Kan kau sudah memberitahu alamat kita kan ?" Ucap Selena lagi.
"Belum kok. Aku belum beritahu dia" ucap Justin.
"Lalu siapa ?" Tanya Selena lagi.
"Sebaiknya kau cek saja dulu." Ucap Justin.
"Jika itu Barbara dan dia melihat ku bagaimana ?" Tanya Selena.
"Kau lihat saja dari jendela" ucap Justin singkat. Selena pun langsung pergi ke depan pintu, tetapi ia mengecek dulu siapa yang ada di depan. Dan ternyata itu Zayn. Selena senang, tetapi dia harus menyembunyikan Justin dulu.
"Siapa ?" Tanya Justin ketika melihat Selena berjalan ke arahnya.
"Zayn. Dia datang kesini. Padahal aku belum beritahu dia" ucap Selena.
"Ohh Zayn" ucap Justin singkat dan kembali menatap Tv nya. Selena pun merapikan pakaian dan rambutnya sebelum bertemu Zayn. Justin melirik ke arah Selena sambil memakan pop corn nya.
Selena pun pergi untuk membuka pintunya, tetapi dia lupa kalau masih ada Justin disana. Selena pun berbalik ke arah Justin lagi.
"Kenapa ? Dia sudah pulang ? Cepat sekali. Tapi bagus lah" ucap Justin santai.
"Kalau itu zayn, kenapa kau masih disini ?" Tanya Selena sambil melipat tanganya ke dada.
"Memangnya kenapa ?" Tanya Justin polos.
"Kau mau dia tau kau ada disini ? Sekarang kau pergi ke kamarmu. bersembunyilah disana sampai dia pulang" ucap Selena.
"Tidak mau" ucap Justin singkat.
"Ayolah Justin, kasian dia menunggu di luar" ucap Selena. Justin hanya diam. Selena pun langsung menarik tangan Justin dan membawa nya ke kamar Justin, kemudian Selena kunci dari luar.
"Selena ! Kau apa-apaan sih ! Keluarkan aku !" Ucap Justin teriak.
"Aku mohon, kali inii saja kau mau turuti perkataan ku" ucap Selena. Justin diam. "Nah, bagus. Tenang, hanya sebentar kok" ucap Selena. Dia pun langsung pergi untuk membukakan Zayn pintu.
"Maaf lama. Tadi lagi di atas" ucap Selena.
"Tidak apa-apa Selena" ucap Zayn.
"Masuklah, kau pasti sudah lama menunggu ku" ucap Selena. Mereka pun masuk ke dalam rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Husband Is My Enemy !
FanfictionSelena Gomez dan Justin Bieber yang dikenal sebagai murid ter-rusuh dan murid paling banyak membuat masalah waktu di sekolah ternyata di jodohkan dengan kedua orang tua mereka, bagaimana nasib mereka dan rumah tangga nya nanti? Berantakan kah karena...
