Beberapa menit kemudian...
Selena pun keluar dari kamar nya dan melihat Justin sedang duduk dengan ekspresi kesal.
"Sudah kau pilihkan ?" Tanya Selena. Justin hanya diam.
Selena pun melihat baju yang sudah di pilihkan Justin, alangkah terkejutnya dia karena baju yang dipilih Justin sangat tidak nyambung.
"What ? Apa-apaan ini Justin ?! Aku harus memakai baju ini ? Kau ingin membuat ku malu di depan laki-laki idaman ku ya ?!" Gerutu Selena.
Ternyata Justin memilih gaun pesta berwarna merah dan celana jeans berwarna abu-abu di tambah dengan jacket berwarna biru.
"Jadi aku harus bagaimana ? Kau menyuruhku untuk memilih baju yang bagus untuk mu kan ? Ya ini, sudah aku pilih" ucap Justin dengan nada kesal.
"Tapi ini malah membuat ku aneh di depan Zayn, Justin" jawab Selena.
"Kau tanyakan saja pada Zayn, kan kau ingin tampil cantik di depan nya kan ? Tanyakan saja yang mana yang tepat untuk kau pakai dengan nya." Ucap Justin kesal. Justin pun pergi menuju kamarnya meninggalkan Selena yang masih menatapnya dengan heran.
"Kenapa dia mendadak berubah ? Ahh sudahlah. Yang penting aku harus tampil cantik di depan Zayn" ucap Selena. Selena pun terpaksa memilih sendiri baju yang pas untuk di pakainya nanti.
***
"Kenapa aku kesal begini ya ? Kan suka-suka Selena mau pergi dengan siapa saja. Atau jangan-jangan--" ucap Justin sambil mondar-mandir di kamarnya. Ia penasaran kemana Selena dan Zayn pergi nantinya. Ia pun keluar dari kamar nya.
Justin melihat handphone Selena yang tergeletak di meja.
"Sepertinya ini bisa menjawab semua nya" ucap Justin dan mengambil handphone Selena, ia memeriksa pesan masuk, ternyata Zayn mengirim sms kepada Selena.
"Tunggu saja di taman, aku akan menjemput mu. Sabar sebentar ya Selena sayang" ucap Zayn dalam pesan nya itu. Justin hanya memutar bola matanya ketika melihat pesan yang dikirim Zayn itu.
Selena pun keluar dari kamarnya dan melihat handphone nya yang berada di tangan Justin.
"Kenapa kau memegang handphone ku ?" Tanya Selena. Justin pun melihat ke arah Selena dengan tatapan tercengang.
Selena kelihatan sangat cantik dengan baju lengan panjang dan celana jeans hitam ditambah rambutnya yang di gerai dan menggunakan kaca mata hitam + sepatu high heels nya.
"Aku tau aku cantik, jangan kau lihati seperti itu. Bieber" ucap Selena. Justin pun sadar dengan kelakuannya dan ia kembali bersikap cuek dengan Selena.
"Sudah lama ia tidak menyebut nama akhir ku. Aku senang ia masih ingat itu" ucap Justin dalam hati.
"Aku tidak punya banyak waktu lagi. Sekarang aku akan pergi. Kau jaga rumah ini baik-baik" ucap Selena sambil membuka kacamatanya setengah.
Justin hanya diam dan melihati Selena yang berjalan dengan anggun ke arah pintu.
"Dia cantik sekali tadi" ucap Justin terpesona.
***
Selena pun sudah sampai di taman itu, tidak banyak orang disini karena mungkin keadaan cuaca yang mendung.
"Zayn dimana ya ? Ini kan sudah jam 4 lewat" ucap Selena sambil melihat jam yang melingkar di tangannya. Untuk menghilangkan kejenuhannya, ia pun memainkan handphone nya.
"Apa aku telpon Zayn saja ? Ahh tidak tidak, bagaimana kalau dia lagi dijalan ? Terus aku suruh cepat dan dia akan ngebut ? Aku tidak mau dia celaka" ucap Selena berbicara sendirian.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Husband Is My Enemy !
FanfictionSelena Gomez dan Justin Bieber yang dikenal sebagai murid ter-rusuh dan murid paling banyak membuat masalah waktu di sekolah ternyata di jodohkan dengan kedua orang tua mereka, bagaimana nasib mereka dan rumah tangga nya nanti? Berantakan kah karena...
