Hi pembaca cerita ini, jangan bingung ya kalo isi nya beda. Karena aku ingin merombak atau revisi cerita ini secara keseluruhan tapi bertahap.
Aku harap kalian yang udah pernah baca atau bahkan mau baca bisa mengerti yaa😊
-
"Pernikahan ini hanya t...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bayanaka Dipta Pranawa 30 Tahun
💐💐
Saat ini di kediaman keluarga Pranawa sedang terjadi perdebatan antara anak dan papahnya
Dengan wajah menahan amarah, Naka menolak dengan tegas penawaran sang papah, kabar yang dibawa oleh papahnya dengan alasan yang juga tidak masuk akal membuat dirinya tidak habis pikir dengan pria paruh baya tersebut
"Kamu pokoknya harus menikah dengan dia Naka" tegas papahnya saat mendengar penolakan yang terlontar dari bibir sang anak tunggal nya
Sementara Naka tetap pada pendirian nya dengan cepat menolak apa yang papah nya perintahkan, sudah cukup dirinya selalu mengiyakan apa yang papah nya ucapkan
"Pah, papah berbicara seperti itu berpikir atau tidak sih? terlebih papah menyuruh saya harus menikah dengan gadis yang papah bilang. Bahkan saya tidak tahu seperti apa wajah dan kepribadian nya" sekarang giliran Naka membalas ucapan papahnya itu
"Mengapa memangnya?, dia gadis yang baik, cantik pula" bela Rendra tetap pada pendirian nya agar anaknya itu menerima perjodohan ini
Naka tahu bahwa melakukan perdebatan dengan papah nya akan menghabiskan banyak waktu dan tetap saja pria paruh baya itu selalu pada pendirian nya tanpa berani dibantah
Daripada membuang waktu dan tenaga nya lebih baik Naka menerima semua ini dan memutuskan keesokan nya jika dia telah bertemu dengan gadis yang dibicarakan sang papah
"Baiklah jika itu yang papah inginkan, saya akan mencoba bertemu dengannya. Tapi papah harus berjanji dengan saya jika gadis itu tidak ingin menikah dengan saya, papah tidak boleh membantah nya" ujarnya diakhir perdebatan itu
"setidaknya kamu membujuk dia dong, papah akan mengadakan pertemuan keluarga nanti dengan mereka"
tetap saja jawaban dari sang papah tetap pada pendirian, jika sudah begini apakah Naka bisa menyanggah nya lagi?
"Semoga saja gadis itu menolaknya" batin nya
Setelah mendengar persetujuan dari putra satu satunya itu akhirnya daren memutuskan untuk menghubungi keluarga dari gadis yang akan diperkenalkan dengan sang anak
Nada tersambung terdengar ditelinga Rendra saat mencoba menelepon keluarga Abisatya, tak lama kemudian suara itu tergantikan suara pria yang Rendra yakini adalah Daren Abistya, teman sebaya nya
"Halo" sapa suara dibalik telepon
"Daren aku ingin bilang kepada kau bahwa anak ku menerima perjodohan ini tetapi dia ingin bertemu dengan anak mu terlebih dahulu, jadi untuk itu kita harus mengadakan pertemuan keluarga" jawab Rendra