Kamu tahu ini hari yang panjang
Aku belum melihatmu hari ini
Kamu di suatu tempat
Aku yakin.
Aku tahu kamu menatapku, aku tahu lebih dari siapapun
Tapi meskipun aku tahu, aku tetap menginginkan keberadaanmu.
Tidak, apa yang salah di diriku? Aku harus cepat dan menerimamu
Aku tidak sedang mencoba permainan tapi
Aku akan waspada ketika menemui pria.
LOONA~Hi High
💞💞💞
Sudah dua minggu setelah Baekhyun membentak Jieun dan pria itu seperti menghindari Jieun, tidak ada lagi Baekhyun yang selalu membuatnya kesal, tidak ada lagi yang berpura-pura bekerja demi tidak membiarkan Jieun berdua dengan Minseok, tidak ada lagi Baekhyun yang selalu mengikutinya.
Kini yang ada Baekhyun yang cuek, tidak banyak bicara dan selalu menghindari Jieun.
Jika boleh jujur, diam-diam Jieun merasa ada yang hilang dalam dirinya karena ia sudah terbiasa dengan kehadiran Baekhyun yang menyebalkan.
Dan ia juga merasa bersalah karena ucapannya saat itu.
Hari ini tepat sebulan mereka berada di golden tim yang berarti mereka akan memaparkan hasil program yang telah mereka buat walaupun belum sempurna.
Mengenai waktu presentasi yang saat itu di minta oleh CEO entah dengan cara apa Baekhyun meminta hingga CEO dan juga presdir mengiyakan untuk mengundurnya.
Pria itu benar-benar membuktikan ucapannya, jadilah mereka mempersentasikannya hari ini.
" Apa semuanya siap?" tanya Minseok pada Jhonny dan Baekhyun yang memeriksa ulang virus yang mereka buat.
"Yah"
"Baiklah, mari kita bertemu pimpinan"
Mereka menuju ruang pertemuan, di sana presdir Junmyeon dan ketiga rekannya sudah menunggunya.
"Maaf membuat anda menunggu presdir." Minseok menunduk memohon maaf.
"Tidak apa-apa, saya yang datang cepat, karena tidak sabar ingin melihat hasil kerja kalian."
"Sialahkan duduk. Kita tunggu CEO Byun dulu, beliau masih dalam perjalanan."
Setelah menunggu selama sepuluh menit, Tuan Byun masuk di temani dengan seorang pria yang merupakan orang kepercayaan Tuan Byun. Lee Jun Ki.
"Silahkan mulai" pinta Tuan Byun setelah duduk.
Minseok sebagai ketua tim mulai mengambil tempat di depan, layar LED mulai menampakkan file yang berisi program. "Sebelum memulai, kami mohon maaf karena program ini belum sempurna, masih ada yang harus kami benahi."
Minseok menjelaskan program tersebut dengan bantuan Baekhyun dan Jhonny, tiga puluh menit waktu yang digunakan mereka sampai presentasi itu tuntas.
"Aku bangga dengan Tim ini, pertahankan kemampuan kalian. Sebulan lagi kita akan bertemu dengan program yang telah sempurna dan siap digunakan." Tuan Byun berseru bahagia. Pria paruh baya itu terus bertepuk tangan puas dengan kinerja karyawannya.
Ia meninggalkan ruangan setelah memberi selamat dengam tim itu. Bagitupun dengan Junmyeon.
"Kita harus merayakan keberhasilan kita ini" pekik Hyerin bahagia.
"Aku akan traktir kalian." ucap Minseok menyetujui
Pria itu lalu merangkul Jieun, "Dan kau harus ikut. Tidak ada lagi alasan saat ini"
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated Life
FanfictionTidak semua apa yg terlihat, itu adalah kebenaran. dan tidak semua yg tersembunyi itu adalah kebohongan. Hidup bukan hanya menjalani sisa waktu, tapi juga harus mampu bertahan dalam setiap gelombang kehidupan. Semua pilihan memiliki resiko, dan apa...
