Ketika pagi menemukan kita, aku akan membungkusmu dengan hangat, dengan seluruh tubuhku. Dekatkan aku denganmu
Bahkan jika matahari terbit tanpamu aku kedinginan tidak peduli dimana kau sekarang. ~exo (forever)
***•••***
Jieun pov
Aku kembali duduk dikursi kasir setelah Dua pria itu datang dan mengganggu acara santaiku, mereka tengah memandang hujan di luar sana, aku sedikit kaget saat mengetahui dua pria itu adalah presdir Junmyeon dan entahlah siapa nama pria yg satu itu. Awalnya aku ingin mengabaikan keduanya, tapi aku tidak tega saat mereka terlihat kedinginan jadi kuputuskan menghampiri mereka sekedar menawarkan coklat hangat.
"mau ku buatkan coklat hangat??" tanyaku, seketika mereka berbalik. Bukannya menjawab mereka malah kaget melihatku.
"kau??"
"kau??"
Ada apa dengan mereka?? Bisa tidak ekpresinya itu biasa saja??.
Jieun pov end
Junmyeon dan Baekhyun benar-benar tidak menyangka akan bertemu dengan gadis yg bekerja sebagai editor di perusahaannya.
"ternyata aku benar"
"gadis ini pekerja keras juga ternyata"
Jieun melambaikan tangannya di depan wajah dua manusia itu."maaf aku bertanya, mau ku buatkan coklat hangat??" sontak membuat lamunan mereka lebur.
"jika tidak merepotkan, tidak masalah" kata Junmyeon
"jika ada coklat rasa stroberry, aku pesan itu" ucap Baekhyun sambil senyum yg di hadiahi jitakan dari Junmyeon. "awww, sakit hyung"katanya dengan mengelus dahinya. "aku hanya punya coklat, tidak ada yg lain" setelah mengatakan itu, Jieun pun menuju dispenser dan mengambil dua bungkus coklat saset lalu menyeduhnya dengan air hangat.
Jieun meletakkan dua gelas coklat hangat di meja."silahkan"
Tanpa menunggu respon kedua pria itu, Jieun langsung kembali ke tempatnya-kasir.
~***~
Jieun sudah menutup toko bunga tempat ia bekerja sekitar satu jam yg lalu setelah hujan redah. Dan dua pria itu lebih dulu meninggalkan toko sebelum Jieun menutupnya.
Dan disinilah Jieun sekarang, di sebuah apotek yg tak jauh dari apartementnya, salah satu kerja part time dari gadis Song itu.
Tidak seperti di toko bunga yg menghabiskan waktu untuk merawat atau merangkai, di sini Jieun bisa menggunakan waktunya untuk menghafal jenis-jenis obat serta kandungannya dan tidak sedikit yg sudah ia hafal, atau melanjutkan pekerjaannya yg belum selesai agar ia bisa langsung istirahat saat pulang nanti. Seperti saat ini, ia baru saja mendapat email dari ketua Nam untuk mengedit berita yg akan di muat di majalah minggu depan, jadi sambil memunggu pelanggan tidak ada salahnya kan ia mengerjakan tugasnya agar waktunya tidak sia-sia.
~***~
Pria itu sudah berpakaian rapi, ia menuruni tangga, melihat anak keduanya telah rapi di pagi hari membuat nyonya Byun mengernyit. "Baek kau mau kemana??" tanya nyonya byun yg sedang menata makanan di meja.
Baekhyun tak langsung menjawab, ia duduk sambil memamerkan senyum cerah yg mampu mengalahkan matahari pagi ini. "aku akan ke kantor eomma, mulai hari ini, aku akan bekerja"
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated Life
FanfictionTidak semua apa yg terlihat, itu adalah kebenaran. dan tidak semua yg tersembunyi itu adalah kebohongan. Hidup bukan hanya menjalani sisa waktu, tapi juga harus mampu bertahan dalam setiap gelombang kehidupan. Semua pilihan memiliki resiko, dan apa...
