Diam-diam,Perlahan-lahan kau masuk dalam hidupku hingga aku tak menyadarinya
Memberikan dunia yang sudah asing dalam diriku. Tanpa ku sadari aku jatuh begitu dalam padamu.
Semuanya hanya berpusat padamu. Mataku hanya ingin memandangmu, Jantungku berdegup kencang saat bersamamu, Fikiranku di penuhi bayanganmu.
Dan hatiku tertulis namamu. Dan aku membenci hal itu, aku benci kenyataan itu. Aku benci mengatakan jika aku jatuh cinta pada mu.
***
Maaf typo bersarakan😃😃
Vote, coment😘😘
🍁🍁🍁
Setalah adegan tabrakan tadi, berkahir dengan Jieun dan Pria itu yang tak lain adalah Baekhyun saling menatap.
"Kenapa kau ada di sini?" tanya Baekhyun akhirnya.
"Kau sendiri? Kenapa kau ada di sini?" tanya Jieun mengabaikan pertanyaan Baekhyun.
"Cih.. Aku bertanya kau malah balik bertanya." Baekhyun mencibir
"Aku tidak menyukai seseorang mengetahui banyak tentangku." bela Jieun.
"Baiklah nyonya ratu es." ejek Baekhyun dan mendapat tatapan tajam dari Jieun. "Kau memang tidak bisa di ajak bercanda." Baekhyun melihat di sekelilingnya, "Kurasa kita harus mencari tempat yang nyaman."
"Kenapa aku harus menurutimu?" kesal Jieun.
Baekhyun memperhatikan wajah gadis itu, "Karena kau butuh seseorang sepertiku." ia lalu menarik tangan Jieun.
Mereka berdua duduk di taman yang tak jauh dari rumah abu itu.
"Aku mengunjungi ibuku, ia meninggal sepuluh tahun yang lalu." Baekhyun memulai, ia menatap jauh ke langit.
"Aku baru tahu jika ibumu sudah pergi." ucap Jieun mendengar pernyataan Baekhyun.
Baekhyun menatap Jieun sesaat lalu kembali menatap langit."Tentu saja kau baru tau, aku kan baru mengatakannya, dan lagi kau kan tidak menyukai urusan pribadi orang lain."
"Benar. Aku bukan tipe orang yang suka mengusik privasi seseorang. Aku juga tidak menyukai mengetahui banyak hal pribadi seseorang." Jieun ikut menatap langit yang bertabur ribuan Bintang.
"Kenapa kau melakukan itu,? Aku rasa kau sedang menyembunyikan dirimu." tanya Baekhyun penasaran, ia sudah tidak menatap langit lagi melainkan wajah gadis yang ada di sampingnya saat ini.
"Ibuku juga sudah meninggal.." entah dorongan dari mana hingga membuat Jieun mengucapkan hal itu.
Ia tersenyum, senyum yang menyimpan kesedihan. "Bukan hanya ibuku, tapi ayahku juga sudah pergi. Mereka kecelakaan saat ingin menjemputku setelah aku kembali dari kanada." entah saat ini Jieun memang membutuhkan tempat untuk berkeluh kesah atau karena alasan lain, Jieun menceritakan kisah hidupnya pada Baekhyun, seseorang yang menurutnya sangat menyebalkan.
"Kenapa??" pertanyaan itu lolos dari bibir tipis itu.
"Aku tidak tau pasti, yang aku tau mereka di tabrak, orang-orang mengatakan jika rem mobil orang itu blong dan berakhir menabrak orang tuaku. Aku tidak bisa mencari lebih jauh karena kasus itu segera di tutup oleh polisi dan aku kembali ke kanada bersama oppa ku, tapi dua tahun setelah orang tuaku pergi, oppa ku bunuh diri karena depresi."
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated Life
FanfictionTidak semua apa yg terlihat, itu adalah kebenaran. dan tidak semua yg tersembunyi itu adalah kebohongan. Hidup bukan hanya menjalani sisa waktu, tapi juga harus mampu bertahan dalam setiap gelombang kehidupan. Semua pilihan memiliki resiko, dan apa...
