Happy Reading 😘
Sorry for typo 😎
Vote n koment 😚
💕💕💕
Jieun bangun akibat terkejut karena ia ternyata menginap di apartement Baekhyun. Niatnya semalam ia ingin pulang setelah menemani Baekhyun tidur tapi entah mengapa ia merasa begitu nyaman tidur dalam pelukan prianya itu. Seperti sedang terhipnotis.
Dengan perlahan ia bangun tidak ingin mengusik tidur Baekhyun di sampingnya namun usahanya ternyata sia-sia, pria itu mengerjap mengumpulkan semua kesadarannya.
"Kau sudah bangun?" tanya Baekhyun dengan suara khas baru bangun tidur. "Eoh.. Aku akan membuat sup untukmu sebelum pulang." balas Jieun, gadis itu mengikat rambutnya asal.
Entah apa yang lucu yang membuat Baekhyun tersenyum melihat pemandangan di hadapannya sekarang. "Untuk pertama kalinya, aku menyukai pemandangan di pagi hari seperti ini." katanya masih menatap lekat setiap pergerakan Jieun.
"Maksudmu?"
"Kau lebih indah dari mentari di pagi hari." ucap Baekhyun yang sukses membuat Jieun tersipu.
"Jangan memaksa jantungku berolahraga di pagi hari." jawab Jieun asal lalu melangkah meninggalkan Baekhyun yang masih berbalut selimut di atas ranjangnya.
"Wajahmu bersinar mengalahkan mentari di luar sana."
"Dan wajahmu bengkak bagai adonan roti. Cepatlah mandi." balas Jieun dan benar-benar keluar kamar yang membuat Baekhyun langsung menyibakkan selimutnya dan bangkit melihat pantulan wajahnya di cermin.
"Wah... Bukan hanya wajahku tapi juga mataku yang bengkak. Apa aku terlalu banyak menangis?"
🍁🍁🍁
Pria itu menyetir dengan kecepatan sedang, ia berniat mengunjungi sahabatnya sekaligus rekan bisnisnya guna melihat keadaannya karena sudah dua hari ia tidak bertemu dengannya dan ia juga ingin membicarakan soal pekerjaan mengingat sahabatnya itu belum menginjakkan kaki di perusahaan setelah berduka.
Ia memarkirkan mobilnya di basement apartement lalu melesat menuju unit sahabatnya itu.
Karena mengetahui password dari apartement itu, ia langsung saja masuk tanpa permisi dan betapa terkejutnya ia saat melihat seorang gadis sedang berkutat dengan alat dan bahan dapur.
"Jieun-ssi?" Jieun yang di panggil spontan menoleh dan ia cukup terkejut dengan kehadiran sahabat dari kekasihnya itu.
"Lay-ssi!" sapa Jieun pada pria itu.
"Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Jieun dengan wajah blank,"Hanya ingin. Kau sendiri kenapa ada di sini pagi-pagi?" Jieun tidak tau harus menjawab apa karena ia tidak ingin Lay berfikir yang tidak-tidak padanya.
"Dia semalam menginap." Lay tentu saja tau pemilik dari suara itu. Dia adalah Baekhyun.
Jieun hanya menutup matanya dan menarik nafas pasrah. Hilanglah sudah kesan baiknya pada Lay karena ulah pria yang sayangnya menjadi kekasihnya itu.
Lay hanya tersenyum melihat tingkah sepasang kekasih itu.
Baekhyun mendudukkan dirinya di kursi meja makan lalu menyuruh Lay ikut bergabung untuk menikmati sarapan yang di buat Jieun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated Life
FanfictionTidak semua apa yg terlihat, itu adalah kebenaran. dan tidak semua yg tersembunyi itu adalah kebohongan. Hidup bukan hanya menjalani sisa waktu, tapi juga harus mampu bertahan dalam setiap gelombang kehidupan. Semua pilihan memiliki resiko, dan apa...
