Spesial Ziu-Ziyu (Part II)

497 59 6
                                        


Happy Reading...😉

Sorry for typo...😎😎

Jangan lupa Vote n Comen guyss...😊

💕💕💕

Kedekatan dan kebersamaan Jieun dan Jeon Bin tidak pernah surut, yang ada mereka semakin dekat. Bahkan dua tahun lebih tinggal di kanada tidak membuat dirinya mendapat banyak teman, satu-satunya teman dekat Jieun hanya Jeon Bin.

Gadis itu merasa puas, karena ketiga pria yang di kenalnya selalu ada untuknya dalam keadaan apapun. Jadi untuk apa menambah teman jika sudah ada mereka di sampingnya dan yang membuat nyaman? Fikirnya.

Namun dua bulan terakhir, sikap Jeon Bin menunjukkan perbedaan. Jeon Bin jarang masuk kelas lagi,   Pria itu kadang pulang tanpa memberi tau Jieun terlebih dulu, atau pria itu pun sudah jarang mendatangi apartement nya lagi setiap akhir pekan seperti dulu. Mereka memang sudah pisah kelas sejak kenaikan kelas beberapa bulan lalu.

Bahkan ketika Jieun bertandang ke rumahnya, ibu Jeon Bin mengatakan jika anaknya itu sudah pamit untuk mengunjungi apartementnya. Apa Jeon Bin sengaja menghindarinya.?

Hari ini setelah pulang sekolah, Jieun tidak langsung pulang, melainkan ia ke rumah Jeon Bin. Gadis itu harus bicara pada Jeon Bin menyelesaikan seluruh masalah yang tidak dia ketahui.

Sudah dua jam lebih Jieun berada di depan pagar rumah pria itu, tapi tidak ada tanda-tanda Jeon Bin pulang. Jieun sudah menelfon ibu Jeon Bin, bertanya apa anaknya itu telah pulang atau belum, dan jawabannya belum.

Jieun memainkan ujung sepatunya pada tanah, membentuk pola random ketika suara mengintrupsikan kegiatannya.

"Ziyu? Apa yang kau lakukan di sini?" Jieun menampakkan wajah kesalnya menatap pria itu.

"Aku menunggumu. Kenapa lama kembali? Kenapa kau meninggalkanku? Apa aku punya salah padamu? Kenapa kau menghindariku?" pertanyaan bertubi-tubi yang tak bisa Jieun tahan lagi.

Matanya mengabur menahan linangan air mata yang mendesak ingin keluar.

"Kau tau kan aku sedang sibuk mengejar biasiswa untuk masuk universitas, jadi aku langsung pergi setelah kelas selesai, dan menuju perpustakaan kota untuk belajar lagi. Aku tidak ingin meropatkamu jadi aku selalu berangkat sendiri tanpa ke kelasmu. Dan kau tidak punya salah Ziyuku..." jelas Jeon Bin mencubit pipi Jieun gemas di akhir kalimatnya.

"Aku tidak terima alasanmu. Harusnya kau mengajakku, kau tidak ingat saat aku ikut lomba, kau selalu bersama ku, jadi saat ini aku juga ingin seperti dirimu selalu menemanimu untuk belajar."

"Kalau kau menemaniku, aku tidak bisa berkonsentrasi Ziyuku." Jeon Bin terkekeh mengacak rambut Jieun.

"Hentikan. Kau merusak tatanan rambutku. Malam ini kau harus berkunjung ke apartementku. Aku tidak ingin mendengar alasan ataupun penolakan."

"Ziyu... Aku harus belajar, kau harus mengerti."

"Tidak Ziu. Aku tidak mau dengar penolakan ataupun alasanmu. Kalau kau menganggapku, kau harus datang." Jieun berbalik, berlalu meninggalkan Jeon Bin yang diam menatapnya.

Complicated LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang