Aku tidak pernah memiliki keserakahan
Setidaknya sampai bertemu denganmu
Sampai sekarang
Aku tetap menjadi serakah
Aku hanya ingin mencuri hatimu
Aku ingin selamanya menatapmu
Aku ingin menyentuhmu
Aku ingin merasakanmu sepanjang hari
Sejak di mulainya hari
Sampai saat kembali tidur
Aku berharap dirimulah hariku
Aku ingin mendapatkanmu
Aku ingin masuk ke dalam hatimu
Aku ingin mendapatkanmu
Keberuntungan yang tersisa di hidupku
Aku menginginkanmu, meskipun jika kamu berubah
Kim Seong Ri - I Want
💞💞💞
"Aku gagal melakukannya" ucap pria itu setelah memasuki ruangan bawah tanah.
Wanita yang sudah menunggu itu pun mengerang kesal.
"Bagaimana bisa?! Kau tau kan program itu sangat penting untuk kita?"
Pria itu mengangguk menyesal. "Aku hampir ketahuan, aku fikir mereka akan lama melakukan pertemuannya dan di luar perkiraanku salah satu dari mereka kembali ke ruangan. Jadi aku melarikan diri." jelas pria itu
"Sial.!! Kalau begini semua rencana kita akan gagal."
"Kau tenang saja, aku akan berusaha lagi, tapi sebelum itu kita harus mencari cara agar bisa membuka ruang rahasia itu karena pengamanannya sudah tidak seperti dulu lagi."
"Pokoknya kita harus mendapat programnya sebelum waktu peluncurannya tiba."
"Lalu bagaimana dengan pria tua itu? Kapan kita akan membuatnya istirahat dengan damai?"
"Tenang saja akan ada waktu untuk itu, kita harus bersenang-senang dulu dengannya."
Keduanya saling tatap memberikan senyum smirk.
🍁🍁🍁
Jieun yang lebih dulu bangun sudah membasuh wajahnya yang kusam itu lalu duduk di kursinya menatap layar komputernya.
Ia kembali mengingat kejadian semalam di mana ia meneriaki Baekhyun yang ternyata bermain game. Apa kah ini karma karena selalu mengatai pria itu bodoh, dan sekarang dialah yang bodoh.
Gadis itu memutar kursinya melihat Baekhyun yang masih terlelap, jika tidak salah pria itu baru tidur saat sudah hampir pagi akibat bermain game.
"Dia ternyata hobby bermain game" gumam Jieun pada dirinya.
Gadis itu tanpa sadar menatap Baekhyun dalam kekaguman. Jika diam seperti itu, pria bermata minimalis itu ternyata tampan juga atau lebih tepatnya dia seperti anak anjing yang lembut. Bibirnya yang tipis, hidungnya yang mancung dan alisnya yang berbentuk membuat pria itu semakin tampan.
"Aku pikir dia sedikit mirip dengan seseorang" Jieun nampak berfikir hingga akhirnya sekelabet memori saat Ia dan Baekhyun baru pertama memasuki kantor ini.
Pertemuannya dengan rekan-rekannya, presdir dan CEO. Iya, Jieun ingat jika di lihat dari sudut pandang tertentu Baekhyun memiliki kemiripan dengan pria paruh baya yang menjadi CEO nya.
"Eiii,, tidak mungkin pria aneh dan bodoh ini menjadi anak tuan Byun lagian anak tuan Byun cuma satu dan istrinya masih hidup." Jieun bermonolog sendiri yang masih menatap Baekhyun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated Life
FanficTidak semua apa yg terlihat, itu adalah kebenaran. dan tidak semua yg tersembunyi itu adalah kebohongan. Hidup bukan hanya menjalani sisa waktu, tapi juga harus mampu bertahan dalam setiap gelombang kehidupan. Semua pilihan memiliki resiko, dan apa...
