Spesial Ziu-Ziyu (Part I)

651 72 16
                                        


Happy Reading...😉

Sorry for typo...😎😎

Lagu Ben-Memori sepertinya cocok untuk perasaan Jieun ke Ziu a.k.a Jeon Bin

💕💕💕

Canada, Mei 2005

Hari ini untuk kedua kalinya gadis berambut sebahu itu kembali menginjakkan kakinya di negara dengan julukan negara Maple itu. Jika sebelumnya ia hanya datang berkunjung menghabiskan waktu libur,  sekarang gadis itu akan menetap untuk beberapa tahun kedepan guna melanjutkan sekolahnya.

Song Jieun remaja melanjutkan study nya di negara itu. Sebenarnya ia tidak pernah mengagendakan dirinya untuk bersekolah di luar negeri terlebih kanada, namun saat ia mengunjungi Haejon--oppanya yang bekerja di negara tersebut, Jieun langsung menyukai tempat itu.

Jadilah saat menyelesaikan sekolah menengah pertamanya ia langsung membujuk orang tuanya agar mengizinkannya bersekolah di sini.

Jieun sudah berada di dalam mobil oppanya, dua menit yang lalu pria itu menjemputnya yang tidak datang sendiri melainkan bersama sahabatnya Kim minseok.

Katanya pria Kim itu sangat penasaran dengan adik sahabatnya yang selalu ia bangga-banggakan, dan kebetulan kunjungan pertama Jieun tahun lalu mereka tidak saling bertemu jadilah Minseok semakin penasaran.

"Jadi kau akan menetap di sini?" Minseok memiringkan badannya menoleh pada Jieun yang duduk di kursi belakang.

"Iya, aku ingin melanjutkan sekolahku di sini." Jawab Jieun dengan senyum hangat sehangat mentari di musim panas ini.

"Apa kau sudah menemukan sekolah yang kau inginkan?"

Jieun menggeleng, "Belum, oppa yang akan mengurusnya untukku."

"Pilihlah sekolah yang berkwalitas terbaik. Kalau masalah biaya, kau tenang saja oppamu punya banyak uang."

Haejoon yang awalnya menjadi pendengar setia di balik kemudinya menoleh mendengar pernyataan Minseok.

"Enak saja kau bicara! Kau fikir aku bekerja hanya untuk sekolah Jieun saja. Aku juga punya rencana asal kau tau." ucap Haejoon tak terima.

Minseok tertawa sedangkan Jieun mempoutkan bibirnya kesal.

"Jadi oppa tidak ikhlas membiayai sekolahku? Kalau begitu aku kembali ke seoul saja biar eomma dan appa yang menyekolahkanku." katanya melipat kedua tangannya di depan dada sambil menunduk sedih.

"Ya., kau bicara apa? Oppa tidak mengatakan tidak ikhlas, cuma kita cari sekolah yang pas dengan penghasilanku dan juga otakmu itu." balas Haejoon membenarkan pernyataan Jieun.

Gadis itu mengangkat kepalanya mencondongkan tubuhnya kedepan sampai kepalanya berada di atara dua kursi di hadapannya. "Oppa mengatakan jika aku bodoh? Iya!?" Jieun menatap Haejoon mengintimidasi membuat pria itu gelagapan sendiri.

Melihat tingkah kakak beradik itu membuat Minseok tertawa lantang yang spontan membuat tubuh Jieun mundur lalu bersandar.

🍁🍁🍁

Tubuh Jieun terasa sakit dan pegal akibat perjalanan panjangnya dari Seoul ke Canada kamarin, belum lagi semalam gadis itu memaksa Haejoon untuk mengantarnya berkeliling kota walaupun keduanya masih terlibat perang dingin, tapi tidak menghalau keinginan besar Jieun. Jadilah pagi ini lelahnya baru terasa yang sialnya gadis itu harus bangun pagi untuk melihat sekolah barunya sekaligus melapor sebagai murid baru.

Complicated LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang