Semua datang dan pergi silih berganti, tidak ada yang tau rencana tuhan. Dan tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi esok hari.
Tapi kau datang tanpa ku sadari, eksistensimu menjadi candu bagiku, ketiadaanmu menjadi sakit untukku.
~• Byun Baekhyun
*^...^*
Sebelum lanjut baca, tekan bintang dulu sayang😘😘
Dapat Typo? DiKomen😂😂
Happy reading....
😘😘😘
"berhenti memikirkannya. Itu tidak seperti yang kau fikirkan" katanya menatap gadis yang jalan di sampingnya itu.
"apa kau menjalin hubungan terlarang dengan presdir??" tanya Jieun yang di hadiahi tatapan tajam milik pria itu.
Bukan tanpa alasan ia mengatakan hal tersebut. Jieun dengan sekuat tenaga tidak menjerit saat melihat adegan yang menurutnya tidak senonoh itu dan ingat fikirannya sekarang sudah tidak fokus pada pekerjaan melainkan kejadian di lift beberapa menit yang lalu.
"Ya!! Berhenti berfikir yang bukan-bukan."
"Kau yang membuatku berfikir seperti ini. Aku yang mencarimu kemana-mana, dan saat bertemu..." Ia menjeda kalimatnya dan menghentikan langkahnya lalu menatap Baekhyun dari atas-kebawah-lalu keatas lagi. "...Kau membuat tontonan yang tidak baik untuk mataku." katanya lalu meninggalkan pria itu.
Baekhyun berjalan cepat mensejajarkan langkahnya dengan Jieun, "Tidak semua yang kau lihat itu kebenaran. Jadi berhenti berfikir buruk tentangku dan presdir"
"Baiklah kau berutang penjelasan pada ku Baekhyun" ucapnya sebelum masuk ke ruang yang di pintu nya tertulis Golden Tim menggunakan cardlock yang sempat di berikan kepada Jieun tadi sebelum mencari keberadaan pria yg ada di sampingnya itu.
Mereka telah berkumpul di ruang yang di desain sebaik dan seaman mungkin itu. Ruang yang di depannya terlihat biasa saja, namun hanya terbuka dengan cardlock dan jika kita menelusuri lebih dalam lagi ruangan itu, kita akan menemukan satu pintu yang hanya bisa di buka dengan sensor mata dan sidik jari maka kau akan mendapatkan sebuah ruangan lagi yang di penuhi dengan alat teknologi.
"aku akan memvalidasi sidik jari dan sensor mata di sistem lalu kalian bisa menyinkronkannya agar dapat mengakses ruangan ini." ucap Jhonny dengan menyalakan komputer yang ada di ruangan itu.
Tidak butuh waktu lama bagi pria bertubuh jangkung itu untuk melakukan tugasnya. "sudah. Kalian bisa mengakses ruangan rahasia golden tim" katanya menatap dua rekan barunya itu. "baiklah. Mari kita masuk" ucap Minseok.
Setelah masuk, Jieun merasa takjub akan ruangan itu, bagaimana tidak, hampir seluruh ruangan itu di penuhi layar 14 inc di tambah lagi teknologi-teknologi yang hampir belum pernah ia lihat sebelumnya tertata rapi.
"Aku tidak menyangka IT Cultur memiliki semua ini" katanya masih melihat sisi dari ruangan itu.
"Ini lebih canggih dari teknologi yang ada di Lab. kampus dulu" ucap Minseok.
"Apa maksudmu ketua??" tanya Hyerin sadar akan pernyataan Minseok
"Kami satu universitas di kanada. Dan kami cukup akrab walau Jieun satu tingkat di bawahku" jelasnya
"Ahh.. Jadi Jieun juniormu ketua?" tanya Hana yang di angguki oleh Minseok
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated Life
FanfictionTidak semua apa yg terlihat, itu adalah kebenaran. dan tidak semua yg tersembunyi itu adalah kebohongan. Hidup bukan hanya menjalani sisa waktu, tapi juga harus mampu bertahan dalam setiap gelombang kehidupan. Semua pilihan memiliki resiko, dan apa...
