Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

BAB 8 : PUJANGGA TAK DIKENAL

383 36 3
                                        

Sekarang matahari telah tenggelam, seluruh tugas yang kuberikan telah dilaksanakan. Jika diperhatikan angin dingin malam menyapu ekspresi takut semua orang.

Didepan  semua orang ada divisi empat yang sebelumnya kuberikan pelajaran khusus dengan memberikan mereka kenaikan level dan membiarkan mereka tahu kenyataannya di white rooms. Mereka lantas memberitahukan info basic kepada semua orang di kebun binatang ini.

Sepertinya si developers itu kembali berulah kali ini, dari apa yang kudengar mereka bilang developers itu berkata pada mereka agar tetap mengikutiku. Karena aku seorang penyihir yang aneh tapi bisa diandalkan.

Yah, aku benci untuk mengatakannya tapi setidaknya aku mulai menyukai peranku. Mereka juga telah membuat party sekarang dengan divisi empat sebagai ketua mereka, awalnya mereka memintaku tapi karena aku tak mau jadi kutolak.

Aku beberapa kali diberitahukan mengenai nama mereka tapi aku tak peduli karena semua anggota divisi empat itu adalah gadis seumuranku. Sialnya mereka cukup cantik, dan aku langsung ingat si sialan yang meninggalkanku itu.

Kurasa aku bukannya trauma sih, tapi yah aku hanya tidak suka ketika merasakan kehadirannya.

Jadi saat ini jam sudah menunjukkan pukul 20.29 yang berarti waktuku untuk akses peta di link hampir kadaluarsa. Jadi aku sesegeranya membuka dan merekam isi petanya.

Sebuah keberuntungan divisi tiga telah menemukan charger tenaga surya milik seseorang dan memberikannya padaku. Rasa puas itupun bagaikan angin yang berlalu tapi sungguh menyejukkan kekhawatiranku.

Setelah merekamnya aku kemudian mereviewnya, dan baru kuketahui itu adalah areal pegunungan. Jadi aku memberitahukan hal tersebut pada party kebun binatang ini untuk info tujuan mereka dan tak lupa membagi salinan rekaman peta di beberapa smartphone mereka.

Mereka kemudian bilang padaku bahwa nama party mereka adalah Solar Incompany karena diambil dari nama keluargaku Solein. Namun aku tak peduli, dan memanggilnya grup solar.

Maka dari itu kini sekarang mereka sedang bersiap untuk berangkat, akan tetapi aku memberitahu mereka mengenai undead monyet diluar sana. Hal tersebut menakuti mereka dan mereka kembali mempersiapkan diri lebih baik dari sebelumnya untuk berangkat pagi.

Tentu, mereka mengajakku pergi bersama tapi aku menolaknya. Aku juga memberitahu mereka agar nantinya menjual kebun binatang ini untuk menambah dana untuk skill mereka.

Dan sekarang mereka bersama datang kepadaku di bawah pohon beringin dan kemudian duduk dihadapanku. Aku yang bingung dengan apa yang mereka lakukan memberanikan diri untuk bertanya.

"Apa yang kalian lakukan?"

Mereka tak menjawab dan kemudian saling melirik satu sama lain. "Aku menunggu jawaban kalian " sambungku.

"Kami ingin berterima kasih pada tuan Solein atas segala bantuan anda sampai saat ini." Ucap salah satu gadis di divisi empat.

"Panggil saja aku Kamito, dan juga terima kasih juga karena berkat kalian aku telah mendapat banyak supplai daging dan beberapa alat dalam waktu sesingkat ini." Balasku lembut dengan sedikit tersenyum.

"Umm, tuan-" Tak sempat menyelesaikannya aku memotong uvapannya.

"Kamito saja."

"Baik kamito, kami dari party Solar Incompany sungguh berterima kasih pada kebaikan anda. Jadi, kami ingin memberikan anda sebagian dari-"

"Tidak, simpan saja hadiah kalian."

"Eh? Mengapa?"

"Huft, memang benar kita sama sama di pihak yang bertahan hidup dan aku telah membantu kalian. Tapi biar kuberutahu kalian, aku ini punya gold yang sangat banyak. Jadi jangan khawatirkan aku karena aku juga salah satu top zurvivor dijepang."

STILL PLAY : GAME A LIVECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang