Sekarang aku duduk di posisi yang sama dengan para dewi, walaupun rasku masihlah seorang Darkness King. Tapi nampaknya masih belum ada yang sadar bahwa saat ini aku bukanlah Darkness King melainkan seorang Human.
Terakhir kali, aku memang menerima evolusi ras menuju Darkness King namun karena itu gagal rasku kembali ke Human. Nol kemungkinan untuk bertahan jika selama ini aktingku diketahui oleh mereka.
Hey, kemampuanku untuk membohongi orang orang semakin hebat kan? Sampai aku bisa membodohi 8 dewi disaat bersamaan? Apa nanti bisa dapet skill atau title ya?
Baik, mari lanjutkan drama milik kita, lebih cepat berakhir maka lebih meyakinkan pula sandiwara ini.
"Ada yang ingin kalian ucapkan?"
Mereka berkumpul di suatu tempat dan kemudian berbisik mengenai sesuatu, keringat dingin mengucur dari pelipisku memikirkan mereka tahu aktingku.
Mereka berpisah dan kemudian berdiri berjejer sambil tersenyum masam kearahku.
Apa maksudnya? Mengapa memasang ekspresi seperti itu? Oyy kenapa malah membungkukkan badan kalian???
"Kami selaku Dewi memang bisa melakukan upaya untuk mencegah seorang calon dari Devy agar menjadi Demi god dengan mengirimkan beberapa orang dari dunia lainnya dan memberikan berkat kepada mereka." ucap Ancy.
"Namun tidak satupun dari mereka yang mampu mengalahkan pemilik job Moderna sepertiku kah? Lalu mengapa kalian tidak turun secara langsung?"
"Biar kutebak, Teller Existence?"
Para dewi kemudian menatapku dengan bingung.
"Berhenti bingung, lanjutkan pembicaraanmu."
"A-Ah benar, Teller Existence membuat sebuah perintah absolut kepada kami untuk tidak dapat mencampuri dunia secara langsung. Karenanya, terwujudnya perdamaian dari harapan kami hanya ada di diri anda. Kami memohon, apakah anda bisa membantu kami. Kami berjanji setelah ini selesai maka sisanya adalah urusan kami."
Mereka berdelapan kemudian membungkukkan badan lebih rendah, biarpun kubilang itu membungkukkan badan itu terlihat seperti merendah ala putri dengan sangat anggun.
Biarpun begitu..
"Parasitisme."
""Eh?""
"Kubilang Parasitisme, kalian menggunakan prinsip dimana kalian mendapat keuntungan dan aku mendapat kerugian. Meski kalian memberikanku berkat dan perlindungan ilahi dari masing masing kalian itu masih berat sebelah, tidakkah kalian sadar? Lalu apa untungnya aku menyelesaikan tugas dari kalian?"
Dewi dewi itu kemudian saling menatap dan mengangguk kecil, nampaknya mereka sepakat akan sesuatu.
"Kami akan memberikan anda kuasa atas kami, jiwa dan raga kami sepenuhnya akan ada didalam kendali anda." sahut Lumina dengan wajah tersipu.
"Eh?"
Wait a minute, wait whatt??
Aku menahan nafas sembari menelan ludahku untuk perkataan mereka. B-Bukan berarti kenapa kenapa tapi mereka semua benar benar berada di Strike Zoneku tahu.
BWH mereka benar benar ideal dan wajah cantik itu benar benar san-
Tidak!!
Aku menampar diriku sendiri dan kemudian tertawa.
Fokus sialan!! Jangan biarkan hawa nafsu menghantui pikiranmu!! Ingatlah bahwa jika Yukina dan yang lainnya tahu kau berkelakuan aneh maka mereka akan menyiksamu dan menyembuhkanmu dan kembali menyiksamu secara berulang ulang!!!
KAMU SEDANG MEMBACA
STILL PLAY : GAME A LIVE
ActionDunia yang mungkin kau inginkan namun kau akan sesalkan, bertahan hidup di dalam sebuah game yang dibuat oleh Dewa. Dunia yang telah dikonversi menjadi sebuah game Survival RPG, dan kau serta semua orang yang berhasil selamat sebagai Pemainnya. Ini...
