WG - Sepuluh [+PROMOSI]

57 18 1
                                        

Berita menyebar dengan sangat cepat, Starship kewalahan dengan kabar ini. Kihyun dan member Monsta X yang lain diamankan sementara waktu. Beberapa suruhan Starship meluncur menemui Almira yang dengan santai bekerja.

Tak bisa teman-temannya elak, mereka sangat tak percaya bahwa selama ini Almira sedang menjalin hubungan dengan idol bernama Yoo Kihyun itu. Tapi dia seakan menulikan pendengarannya, ketika banyak orang yang bertanya maka Almira hanya tersenyum.

Melihat ada gelagat aneh, Changsub pun ikut menemui Almira. Lelaki itu menarik paksa Almira untuk pulang sebelum restorannya penuh oleh wartawan atau orang-orang yang bisanya hanya mengorek informasi entah benar atau salah agar mereka mendapatkan uang.

Karena rasanya apartemen Almira bukan tempat yang tepat, jadi dia membawanya ke apartemen Rin setelah tentu saja menghubungi gadis itu bahwa Almira butuh tempat lain selain restoran dan apartemennya sendiri.

Rin belum bisa pulang dan memaki Almira karena kebodohannya, jadi kali ini Changsub yang akan menggantikan tugasnya.

“Jadi selama ini …?” tanya Changsub saat Almira mendudukkan dirinya di sofa dengan wajah ditekuk. “Astaga, Almira! Kenapa kau tak bilang padaku?”

“Apa untungnya?” tanya Almira cemberut. “Kami sudah menjalin hubungan selama dua tahun. Cukup?”

“Maksudku, dengan kau bilang padaku … kan aku bisa membantumu untuk merahasiakan ini. Aish! Bodoh! Kan kau sendiri yang membocorkannya,” rutuk Changsub terlihat serba salah. “kenapa kau melakukan itu?”

Almira membuang muka, ia memperhatikan keadaan di luar yang terlihat dari posisi duduknya sekarang. Ia berpikir, mungkin caranya ini hanya akan memperumit masalah. Tapi ia tak peduli, sebelum Almira bisa tenang mengurus anaknya … maka ia harus menghancurkan Kihyun dulu apapun caranya. Termasuk melibatkan diri dan hubungan mereka ke dalam rencana.

“Almira, kau mendengarku?”

Mendadak matanya berkaca-kaca, ia menahan mati-matian tangisannya yang bisa pecah kapan saja.

“Almira.”

“Aku hamil!” seru Almira sambil berdiri dan dengan napas yang tak teratur. “Dan Kihyun tak mau bertanggung jawab. Apa masih tak cukup?!”

Baru setelah kalimat itu keluar, Changsub bungkam. Almira langsung membelakangi lelaki itu dan mengepalkan tangan, sesak dalam dadanya kembali mencuat. Sekarang Changsub mengerti, kenapa Almira mengambil langkah ini dan membahayakan dirinya sendiri ke dalam kejamnya dunia industri hiburan dan media-media berita.

Ruangan seketika hening.

***

Rin menutup pintu apartemennya dengan kasar saat Almira baru saja selesai mandi. Ia baru saja dari apartemen temannya dan sudah mendapati cukup banyak Monbebe serta wartawan untuk menemuinya. Beruntungnya melihat itu Rin segera melesat ke apartemennya sendiri dan menemukan Almira.

“Kau gila?!” bentak Rin sambil melemparkan tasnya ke kasur. Almira tahu ini akan terjadi, dan dia enggan untuk membalas bentakan Rin. “Almira aku tahu kau sedang terpuruk, tapi dengan melakukan ini kau hanya memperkeruh suasana!”

“Kau akan makin jauh dengan Kihyun yang sudah berbaik hati merawatmu!”

“Kau juga akan kelabakan mengurusi Starship yang pastinya tidak akan tinggal diam.”

“Kau belum tentu puas dengan tindakanmu ini, mungkin saja kau hanya akan terjebak dalam sakit hati yang makin luar biasa mendekapmu!”

Almira menghentikan acara mengeringkan rambutnya lalu menatap Rin dengan dingin. Lantas berkata, “Aku minta maaf kalau mungkin ini merumitkan hubunganmu dengan Hyungwon.”

Rin memijat keningnya dan berjalan tak tentu arah di kamar, ia sungguh tak mengerti dengan cara pikir Almira yang benar-benar nekat seperti ini.

“Tapi …” Rin menatap Almira yang mulai membuka pintu kamar. “ … aku bukan malaikat, Rin. Yang akan membiarkan Kihyun seenaknya tak mengakui kandunganku lalu dengan tanpa rasa bersalahnya dia merawatku seperti tak terjadi apa-apa. Mungkin kau mengerti perasaanku, tapi kau tak tahu bagaimana rasanya menjadi aku.”

Omelan Rin tertahan di tenggorokan saat Almira keluar dari kamarnya. Ini sungguh gila! Almira benar-benar tak punya otak! Rutuknya dalam diam. Tapi Rin pun tak bisa mengelak, ia benar-benar memang tak tahu bagaimana rasanya jika menjadi Almira. Dan karena hal itu ia bingung menyikapi tindakan temannya.

Argh, terserah!”

***


Esok harinya, Almira bekerja seperti biasa. Ia sudah menduga bahwa akan ada beberapa wartawan dan fans Monsta X menunggu di sana. Jadi saat ia turun dari taksi, sontak Almira dikerubuni bak artis yang sedang naik daun.

“Almira? Apa benar anda kekasih Yoo Kihyun Monsta X?”

“Sejak kapan kalian menjalin hubungan?”

“Apa kau sengaja memposting itu untuk mendapat pengakuan?”

“Kau pasti bohong, kan?! Jangan mengkhayal menjadi kekasih Kihyun Oppa!”

“Tolong jelaskan pada kami, eonnie!”

“Apa maksudnya postingan itu?!”

Dan masih banyak serentetan pertanyaan lain yang menghujaninya selama ia berusaha masuk ke dalam restoran. Almira menghentikan upayanya berjalan dan menatap beberapa pasang mata yang melihat ke arahnya.

“Kenapa tak kalian tanyakan pada Yoo Kihyun-ssi saja?” tanyanya dingin. “Atau kalian bisa bertanya pada Starship. Jangan padaku. Mereka akan menjawabnya dengan bijak.”

Tak lama dari itu, ia bersusah payah masuk ke dapur tanpa diikuti wartawan serta para Monbebe.

Sedikit-banyak tindakannya membawa bisik-bisik tetangga dari para rekan kerjanya. Walau begitu, ia tetap punya jabatan yang berpengaruh di restoran. Maka dari itu para waiter tak bisa seenaknya menghakimi Almira.

Pengunjung meledak karena fakta bahwa Almira bekerja di restoran, mereka bukan hanya ingin menghabiskan waktu untuk makan tapi mengorek informasi dari para waiter yang kenal dengannya. Changsub pun lebih rajin datang karena khawatir akan terjadi keributan.

Sebenarnya ia masih ingin ikut campur dalam urusan Almira serta Kihyun, tapi rasanya tak enak juga. Lagipula sejauh ini tak ada yang merugikannya. Restoran tetap baik-baik saja dan bahkan pengunjungnya bertambah.

“Almira!” Tak lama wanita itu bekerja, ia mendapatkan seruan dari Bill yang berlari ke arahnya dengan cukup panik. Ia menunjukkan ponselnya yang membuat emosi Almira rasanya ingin meledak saat itu juga. “Starship memberikan konfirmasi bahwa kau dan Kihyun tak punya hubungan apa-apa.”

Wanita itu mengeratkan kepalan tangannya, gemertuk giginya terdengar oleh Bill.

“Apa fotonya kurang jelas, Kihyun?” gumamnya penuh penekanan. “Apa kau benar-benar ingin hancur?”

Bill tahu, Almira tak main-main dengan kalimatnya. “Almira, jangan bodoh. Kau mau melakukan apa setelah ini?”

Almira tak menjawab, tapi matanya bicara. Bahwa dia akan melakukan yang lebih-lebih daripada memposting foto Kihyun tengah menyetir untuk mengantarnya bekerja. Mungkin sesuatu yang lebih romantis tapi menusuk dan menghancurkannya secara perlahan.


Mampir ya ke lapak atas, wkwk.

Winter's GiftCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang