Tanda tangan perpanjangan kontrak telah selasai, leduanya telah menyutujui kesepakatan, kris dan chanyeol tersenyum puas
" senang bekerja sama dengan anda, smoga persahabatan kita juga abadi" kata kris saat berjabat tangan dengan chanyeol.
"aku senang, tentu saja teman"
"kalo aku sudah kembali ke cina, berkunjunglah kau ke sana"
"tentu, asal kau siapkan tiketnya"
"sialan" meraka tertawa bersama
.
.
.
.
.
Suasana riuh di meja makan, tao dan baekyun sedang menyiapkan makan malam, sebenarnya hanya nenata saja, yang memasak tetap maid.
"slesai" kata tao
"akan ku panggil smuanya, tunggu di sini unni" baekhyun berlari kecil ke ruang tv
"smuanya, makan malam sudah siap, ayo kita makan"
Semuanya beranjak pergi ke arah meja makan, kakek duduk paling ujung, kris dsn tao duduk di sebelah kanannya, baekhyun dan jiwon duduk do sebelah kirinya, mereka makan dengan tenang. Slesai makan tao dan baekhyun membereskan piring dan gelas kotor kemudian di bawanya ke dapur, dan para maid sudah siap mencucinya
"baekyun kembalilah duduk" perintah kris
"we oraboni?"
"aku dengar park company, melakukan kerja sama dengan perusahaanmu?"
"ya, luhan dan sehun yang menanganinya"
"kenapa harus mereka?kenapa tidak kau saja yang turun tangan?"
"aku malas dengan marga nya oraboni?"
"apa hubungannya?"
"tidak ada"
"??? Mencurigakan??"
Kakek yang dari diam mendengarkan turut bicara
"perusahaan besar choi company tidak boleh menganggap remeh perusahaan lain baekhyun, apa lagi tanpa alasan yang jelas, temuilah sendiri"
"iya kakek" jawab baekhyun malas, jauh dalam hati baekhyun merasa enggan
"itu baru cucu kakek, ...o iya baekhyun tempo hari saat mallmu menjadi tempat promo drama, kakek ada di lantai 4, kakek terjatuh dan di tolong seorang pemuda namanya....?? Eh...siapa ya,....ah kakek lupa, tapi kakek ingat wajahnya. Orang sangat tinggi dan tampan,pemuda itu sangat baik dan sopan, kakek berencana menjodohkan mu dengannya"
"kakek tau siapa dia?tinggal dimana" tanya baekhyun
"sayang sekali kakek belum tanya soal itu padanya"
"ih kakek, berencana menjodohkanku dengan pria yang kakek tak tau siapa dia dan alamatnya, bagaimana kalo dia sudah ber anak istri?"
"ya nanti akan kakek tanyakan bila bertemu" jawab kakek regu
"gak mau, gak jelas" kris dan tao menggelengkan kepalanya karena sikap baekhyun
"baek jaga sikap" kata tao
"maaf kakek"
"tak apa, akan kupastikan kau menikah dengannya"
"kakekkkkk" teriak baekhyun, cemberut kesal, tangan kecil jiwon menarik narik baekhyun
"bibi baek, jangan dengarkan buyut, ayo temani jiwon bubuk malam ini, jiwon ingin bibi membacakan cerita sebelum jiwon tidur"
"ok"
.
.
.
Pagi itu baekhyun terburu buru menuju tempat kerja, setelah mengantar jiwon sekolah tentunya, baekhyun mengumpat berkali kali karena pagi ini harus melewatkan sarapan paginya, beruntung tao menyiapkan bekal roti lebih banyak dari biasanya. Semalam luhan menelfon baekhyun, park company mau mengadakan pertemuan mendadak di perusahaan baekhyun, dan presdir park company hanya mau bicara dengan sesama pimpinan.
Jam 09,30 baekhyun sampai di perusahaannya, dengan langkah tergesa gesa dia memasuki ruangannya tanpa memperdulikan hormat dan sapaan kaeryawannya, luhan mengekor belakangnya
"aku tidak terlambat bukan, jam berapa presdir park kemari?"
"jam 10,00, presdir choi"
"baiklah masih kurang 30 menit lagi, bila nanti sudah datang langsung bawa saja ke ruanganku"
"baik, presdir choi" luhan segera keluar dari kantor baekyun. Sambil menunggu pertemuan itu, baekhyun mengambil dokumen dokumen yang ada di atas mejanya untuk di tanda tangani, tak terasa sudah 30 menit berlalu, tiba tiba pintu ruangannya di ketuk
"masuk" perintah baekhyun dengan masih fokus menanda tangani dokumen
"hm"suara deheman pria menggema di ruangan itu, baekhyun mendongak dan di buat terkejut.
Deg
Deg
Deg
.
.
.
.
.
.
.
Baekhyun meremas dadanya, tiba tiba dia sakit jantung
.
.
.
.
.
.
Tbc
-
KAMU SEDANG MEMBACA
DESTROYED (chanbaek)
Randombetapa hancurnya baekhyun harus kehilangan calon suaminya 1 hari sebelum pernikahannya, dan calon suaminya itu mengatakan telah menikah dengan sahabat karib baekhyun 1 minggu yang lalu, mampukah baekhyun melalui harinya sepeninggal laki laki yang s...
