Pre-epilog

8K 223 15
                                        

Sayangku Mrs.Yusuf

Kamu dikirim Tuhan untuk melengkapi aku.

*play the media while reading this chapter (thank you _hazelroses for your suggestion I love it so much XOXO)

(Warning-To those yang soft-hearted,dinasihatkan untuk menyediakan sekotak tisu sewaktu membaca chapter ini)

"Jauh termenung,sis." Camelia melabuhkan punggung di sebelah Dee.Wajah muram kakaknya ditatap sekilas sebelum retina matanya fokus pada kolam ikan di hadapan mereka.

"Allah dah ambil kedua-duanya.Sis dah tak ada sesiapa lagi melainkan Camy dan mama." Sayu suara Dee menerpa telinga Camelia.

"Sis,you don't lose Andra.You still can see him.Lagipun mummy Andra dah beri keizinan kan?" Dee menghela nafas lelah.Air matanya jatuh setitik.

"Andra is not my boy anymore.I fed him,and now I lost him.Sis tak kuat,Camy.Andra bagi sinar baru dalam hidup sis.And now I feel like my life doesn't shine anymore."

"Sis,Camy faham perasaan sis.Andra tu anak susuan sis,but you have to know.Andra ada ibu kandungnya dan tak mungkin sis pisahkan diorang.Lagipun,mummy dia dah minta maaf dan berterima kasih pada sis sebab jagakan Andra just like your own son.Dia siap bagi permission untuk sis jumpa Andra bila-bila pun sis nak kan?"

Dee tersenyum tawar dengan air mata yang masih mengalir di pipi.Tak sangka hidupnya bakal diuji sehingga ke tahap ini.Dua insan yang sangat dia sayangi sudah hilang sekelip mata.

"I feel bad.My life is so unlucky.Satu per satu Allah ambil dalam hidup sis.Karma,ini karma untuk sis di atas apa yang sis dah buat selama ni." Camelia tidak tunggu lama sebelum dia memeluk erat tubuh kecil Dee.Dia turut menghambur air mata sama.

"Sis,Camy taknak sis cakap macam ni lagi.Camy never stop asking from Allah to reunite you and Abang Aisy once again.Camy tau both of you still can't forget the past.Your love is very strong."

"Sis tak boleh lupakan Abang Aisy lagi.I admit that." Luah Dee perlahan.

"Intan.." Dee dan Camelia serentak memanggu kepala.Kedua-dua mereka terdiam seribu bahasa melihat susuk tubuh di belakang mereka.

"Dee." Tubuh Dee dipeluk erat tanpa amaran.Dee terkedu.Pelukan itu tidak berbalas.Hanya air mata yang mengalir perlahan.

"I minta maaf,Dee.I'm so sorry due to all my bads to you.Terima kasih,terima kasih sangat-sangat sebab jaga Andra untuk I.I bersyukur sebab Tuhan hantar malaikat semulia you untuk jaga anak yang I buang dulu." Dee diam membatu.Matanya tertutup rapat.

Mengapa duka perlu datang untuk kesekian kali?Di mana sebenarnya sinar bahagia yang dia damba selama ini?

"I takkan pisahkan Andra dengan mama dia.He turns to a very good grown up boy right now.Sebab mama dia yang besarkan dia dengan nilai-nilai agama yang I tak mampu hidupkan dalam diri Andra jika dia dengan I selama ni.You can meet Andra,you even can have him whenever you wish for.Dee,thank you.Thank you very much." Bella merungkaikan pelukan.Senyuman beraja di bibirnya.Dee mengetap bibir rapat,sambil matanya tunak memandang Bella di hadapannya.

Sayangku Mrs.Yusuf [PRIVATE] Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang