Chapter 7: Surat mistery

351 56 0
                                        

_NALEKHA_

Istirahat berlalu Nalekha masih bingung dengan apa yang akan dia makan disini, dia hanya duduk dikantin sekolah memegang menu makanan ditangannya

Dia hanya memesan satu botol air mineral dan kembali ke kelas, sampai dia hendak duduk dikursi melihat sekotak makanan dan sebuah kertas diatasnya.

Saat dia melihat keseluruh kelasnya tak ada seorang pun diruangan itu dan mengambil kertasnya

أكل أنا أعلم أنك جائع ، لا تمانع من أنا. إنه مجاني

Artinya makanlah aku tau kamu lapar, jangan pedulikan siapa aku. ini gratis

Tanpa peduli lekha lahap memakannya, terasa asing makanan ini tapi perutnya tidak bisa bersahabat lagi

"Hei ukhti, kau bodoh atau bagaimana makan diruang kelas kamu bisa dapat masalah" pria tinggi berhidung mancung berpeci memasuki kelas ia ingat kejadian waktu pagi membuat dia terkejut pria itu teman satu kelasnya

"Masalah apa? Astagfirulloh nikob" lekha langsung memakai kembali nikob (cadar sebagai penutup wajahnya)

Pria itu terkejut melihat betapa cantiknya Nalekha tanpa nikob Astaghfirullah

"Habiskanlah aku tidak akan melaporkan mu hari ini, kau selamat" pria itu kembali keluar kelas

Satu minggu berlalu, Nalekha sekarang lebih tenang dan mulai menjalani hari harinya sebagai siswa di pesantren Addzikry ini ditambah dia sekarang telah mengenal orang orang disini.

Dan mungkin membuka persahabatan baru dengan Sofha wanita tinggi, pintar dan sholehah mereka satu kobong dan satu kelas mereka benar benar akan melalui hari mereka bersama sama.

Nalekha kini bisa melewati harinya tanpa Nova, Naila, Abi, Umi dan mbak Azki, terutama Fawwaz dia benar benar melupakan sosok Fawwaz dihatinya goresan luka nya kini telah sembuh dan ikhlas terhadap apa yang telah ia lalui.

Kini Nalekha memasuki ruang kelas yang hanya terdapat Haziq pria yang selalu bersikap dan ketus terhadapnya sekarang mereka bertemu lagi Nalekha tau Haziq orang yang paling menyebalkan setelah dia bersekolah disini.

"Jangan terlalu memikirkan pria itu, dia akan menyesal meninggalkanmu" ucap Haziq dengan wajah datarnya

deg

mengapa dia tahu batin lekha

"Maksud kamu apa siapa pria itu?" lekha gugup

"Sudahlah jangan kaget aku bisa baca pikiran orang lain," Haziq

Benarkah dia mengetahui Fawwaz batin lekha

Istirahat tiba lekha masih duduk ditempatnya tidak bergerak tetap fokus pada novel berwarna hijau tosca itu, dan sesekali menguap merasakan rasa kantuk setelah sekian lama membaca memang efek dari membaca ialah rasa kantuk.

Disisi lain Haziq yang memperhatikan lekha disebrang bangku nya, dia bersama Sherma teman sebangkunya yang hampir lumutan menemani Haziq yang terus memperhatikan murid baru yang pendek itu. Apa yang istimewa dari seorang gadis yang membaca novel.

"Ziq, aku lapar sudahlah kau menyukainya utarakan saja perasaanmu padanya" Sherma kesal

"Diamlah dia itu pendek, mana mungkin aku menyukainya. Dasar payah" Haziq memukul pundak Sherma

Belpun berbunyi lekha masih tetap duduk dan siap menerima pelajaran Sejarah Islam.

Dia memangnya tidak lapar batin Haziq

Kini lekha pulang ke kamar kobongnya merebahkan tubuhnya yang lelah mencari ilmu hari ini, dia melihat Shofa yang bersiap siap sepertinya dia akan pergi.

"Shof, kemanakah kamu pergi?" Nalekha

"Pergi memasak kedapur pesantren, kamu mau ikut lekha?" Shofa

"Boleh kah" Nalekha bertanya

"Tentu,bersiaplah" Shofa tersenyum

Malam pun datang seperti biasanya Nalekha mengikuti pelajaran dan rutin malam. Saat hendak kembali ke kobong ada kertas amplop di depan kamar Nalekha pikir itu adalah sampah tapi secarik kertas itu menarik perhatiannya lalu ia mengambil dan membacanya setelah masuk kedalam.

'Assalamualaikum cinta pertama

Nalekha
Aku akan selalu mendoakanmu
tetaplah istiqomah dijalan Allah, aku mencintaimu karena Allah'

Siapa ini? Walaikumsalam
aku juga mencintaimu karena allah batin Nalekha

...

Flashback on
' drrrt drrrt
Nalekha langsung mengangkat telepon mbak Aki yang tertera dilayar handponenya

"Ya mbak"

"..........."

"Agggh... Allahuakbar bagaimana bisa terjadi?"

"Tadi siang umi kecelakaan, sekarang umi masuk rumah sakit keadaannya masih koma jangan panik lekha doakan saja umi"

"lekha ingin pulag mbak"

"Innalillahi wainnailaihi rajiun"

"Mbak ada apa mbak, mbak kenapa umi mbak MBAK jawab lekha mbak Azki"

tut... tut... tut....

Flashback off'

"Asstagfirulloh Nalekha mimpi buruk Astagfirulloh" ucap lirih Nalekha dengan napas yang masih terengah-engah diliriknya jam kuning yang tergantung di depannya menunjukan pukul 2.45 ingin sekali terpejam kembali dan meneruskan tidur nyenyaknya tapi niatan itu dihapuskan Nalekha.

Nalekha beranjak mengambil wudhu setelah dilihatnya ternyata Mariam sudah terlebih dahulu berada di mushola sekarang dia sadar bahwa Alloh sedang merindukan kami semua.

Tak ada yang lebih indah didunia ini selain kerinduan telah tersampaikan sampai akhirnya kerinduan kepada penciptannya ia sampaikan di malam ini dia terus bermunajat memanggil nama-Nya


Nalekha [SUDAH TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang