Bisa dibilang guru yang tidak terlalu efektif cara mengajarnya itu pak Rija.
Penjelasannya terkesan lamban dan berbelit-belit.
Tapi dia baik.
Pernah suatu siang saat dia sedang mengajar dikelas kami.
"Anak-anak ada PRnya?" tanyanya selesai mengabsen
"Ada pak!" jawab kami serempak
"Sudah selesai?"
"Belum pak"
"Kenapa belum?"
"Belum paham Pak!"
Padahal, malas pak!
"Bagian mananya?"
Dan berakhir pak Rija mengulang penjelasannya, dan Pr hari itu ditangguhkan sampe pertemua berikutnya.
Begitulah kami lolos dihari itu. Padahal kami sepenuhnya sudah paham tentang itu. Tapi, karena kami belum mengerjakannya jadi alasan yang tepatnya adalah 'Belum paham'.
Ciri-ciri pelajar yang mudah sukses bukan?!
....
11.20
Tepat dijam itu pak Rija masuk kekelas kami. Dia adalah guru B.Indonesia dan sastra.
Seperti biasa, sesudah mengabsen dia menjelaskan materi yang akan dibawakannya hari ini.
Dan seperti biasanya, gaya bahasanya yang lamban dan cara mengajarnya yang tidak akurat, membuat gue makin pusing saja. Dalam hal ini, sepertinya bukan gue aja.
Dia tetap melanjutkan mengajarnya bahkan disaat suasana kelas sudah benar-benar terlalu rame.
Sampai terjadi kegaduhan besar dibelakang..
"Siapa yang menendang kursi?" tanyanya santai, tak ada kesan galak.
Gak ada yang nyahut.
"Muhdin, siapa yang menendang kursi?: tanyanya pada Muhdin
Muhdin ini biang onar dikelas, bahkan ketika guru sedang mengajar, dia takkan berhenti membuat onar.
"Ichal pak!" Jawab Muhdin
"Ichal, benar kamu yang menendang kursi?" Tanyanya
"Iya pak!" Jawab Ichal
"Kenapa ditendang?"
"Karena kamu telah menimbulkan kegaduhan maka kamu saya hukum" aura seram pak Rija keluar.
Sepertinya kesabarannya telah habis.
Ini bukan pertama kalinya kelas kami gaduh seperti tadi, bahkan ada beberapa yang lebih buruk.
Tapi ini untuk pertama kalinya, seorang pak Rija akan memberi hukuman.
Pertama kalinya!!
"Hukuman apa yang pantas dia terima?" tpak Rija nanya kekita.
"Dikeluarkan!"
"Dihitung alpa!"
"Dihitung bolos!"
"Dijemur!"
"Diskorsing!"
Macam-macam pendapat teman-teman sudah dikeluarkan. Tinggal pak Rija yang akan memilih.
"Ichal, kamu maju kedepan!" Pak Rija memerintah masih dengan aura galaknya.
Ichalpun maju kedepan.
Semua menduga-duga hukuman apa yang akan diterima Ichal.
"Hukumanmu"
Jeda sejenak.
"Coba bacakan bunyi Proklamasi dengan lantang didepan teman-temanmu!"
Ichal yang tadinya nampak gugup dapat tersenyum lega.
"Oh, gampang pak!"
"Silahkan!"
Ichal menarik napas dalam-dalam.
1
2
3
Proklamasi:
Di Kaledupa,
Saya Ichal Arkeno Margetta mengaku telah berpacaran dengan Chaca Ayunda Karmila pada tahun 2018. Hal-hal mengenai kemesraan dan kesetiaan diselenggerakan dalam tempo selama-lamanya.
Sontak saja tawa riuh penghuni kelas langsung keluar..
Bahkan pak Rija pun sampai tertawa pelan.
Hargai yang jomblo dong!!
Dapat gue lihat, dipojok sana Ada Acha yang tersenyum malu.
Ichal Arkeno Margetta, adalah tipikal cowok penganggu kelas kakap. Tapi dia ramah dan mudah berteman dengan siapa saja.
Ichal juga tipe cowok yang humoris sangat serasi dengan kepribadian Acha yang periang dan seru.
Keduanya sangat menyukai film yang sempat booming ditahun 2018, apa lagi selain Dilan 1990.
Tapi, Achalah yang paling suka dengan film itu.
Bahkan tidak jarang dia berbicara sendiri, menggunakan dialog Dilan pada Milea.
Mereka, Acha dan Ichal adalah Dilan dan Mileanya XI IPS I.
Benar-benar pasangan yang serasi!
KAMU SEDANG MEMBACA
Sains One
Non-Fiction🤟TOGETHER WILL BE BETTER IF WITH FRIENDS 1 IPS CLASS❤🤟 🙂Kebersamaan itu Indah, guys👑 #pencarian jati diri. DALAM PROSES REVISI.
