Kata mereka, pacaran dimasa Sma itu adalah salah satu bentuk ke-alay-an yang hakiki.
Kata mereka, pacaran dimasa remaja itu gak ada gunanya. Hanya menambah dosa.
Kata mereka, dibanding pacaran kita lebih baik mengisi masa muda kita dengan belajar.
Kata mereka, pacaran anak remaja jaman sekarang udah gak main sehat.
Kata mereka, bla bla blaaa.
Sungguh, terserah, apapun kata mereka. Gue gak perduli.
Ini hidup gue, yang ngejalanin juga gue. Ngapain gue harus nurutin aturan mereka?
Ngapain gue harus dengerin bacotan mereka?
Mungkin apa yang mereka katakan benar, bahwa pacaran itu begini dan begitu.
Terus?
Kalau misalkan gue nurut dan ngedengerin omongan mereka, apa itu menjamin mereka bakal berhenti ngomongin gue?
Apa mereka bakal berhenti buat ngatur-ngatur hidup gue?
Enggakkan. Jadi buat apa gue patuh, kalau mereka aja gak bakal pernah bisa dipuasin?!
Author pov.
Hujan diluar sana terus menerus jatuh kebumi dengan derasnya, seolah-olah sangat rindu pada bumi, seolah sudah lama tak berkunjung.
Untung saja Ulangan Akhir Semeter telah berakhir.
Chaca yang sedang asik bermimpi indah dibangunkan oleh bunyi alarmnya yang memenuhi seluruh ruangan.
Entah kenapa, begitu terbangun dan melihat kalender, senyumnya begitu saja merekah.
~~22 Mei♡~~
Tepat pukul delapan, sekolah sudah ramai. Dan hujan juga sudah mulai reda.
"Lo keliatan bahagia banget hari ini? Ada apa?celetuk Olla melihat Acha yang tak henti-hentinya tersenyum sejak tadi
"Lagi kambuh dia!cibir Yuko
"Oh iya. Udah waktunya minum obat!seru Amad
"Cha, balik yuk. Tapi gue anterin sampe pintu depan RSJ aja yah!celetuk Muhdin
Chaca mendelik kesal. Sedikit.
"Berhubung ini lagi bulan Puasa, dan mood gue lagi baik, gue gak akan marah sama omongan kalian!serunya
"Lo bahagia kenapa sih? Bagi-bagi dong, gue juga pengen bahagia nih!celetuk Olla
Acha mengangkat alis, dan cuma tersenyum simpul.
"Nanti juga tahu sendiri!cibirnya.
Olla memanyunkan bibirnya, kesal.
"Assalamualakum warrahmatullahi wabbarakatuh, guys! Kompak Ichal dan Nafar yang baru datang.
Tapi dikacangin, hahai.
"Astagfirrulahhaladzim, gak jawab salam dosa loh!ceramah Nafar
"Waalaikumsalam!jawab yang lain acuh
Aurel sama Tifani yang lagi asek cerita, noleh sekilas, habis itu lanjut cerita lagi.
"Morning Cha! Senyum Ichal
"Astahfirullah, ini bulan puasa. Kurangi....
"Bacot, lo nyet! Seru Ichal memotong omongan Nafar.
Dan Nafar cuma mengelus dada, sok-sok bertingkah sabar.
"Iya Cal!jawab Acha tak kalah ramah.
Ichal segera menggaet kursi duduk disebelah Acha.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sains One
Non-Fiction🤟TOGETHER WILL BE BETTER IF WITH FRIENDS 1 IPS CLASS❤🤟 🙂Kebersamaan itu Indah, guys👑 #pencarian jati diri. DALAM PROSES REVISI.
