Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Manipulatif sifat alami mereka

71 4 0
                                        

Kalau ada satu hal yang paling sering membuat orang salah paham tentang dunia gaib, itu adalah mengira semua makhluk gaib yang berbicara kepada manusia pasti sedang mengatakan kebenaran.

Padahal tidak.

Bahkan setelah bertahun-tahun hidup berdampingan dengan mereka, aku justru belajar satu hal yang sangat sederhana.

Semakin mudah kita percaya, semakin mudah pula kita dimanipulasi.

Jangan salah paham dulu.

Aku tidak mengatakan semua jin itu jahat.

Tidak.

Sama seperti manusia, ada yang baik, ada yang buruk. Ada yang suka menolong, ada pula yang memang senang melihat manusia tersesat. Ada yang sekadar lewat tanpa peduli kepada kita, ada juga yang terlalu banyak ikut campur terhadap kehidupan manusia.

Masalahnya bukan pada keberadaan mereka.

Masalahnya adalah...

kita sering kali terlalu mudah percaya kepada sesuatu yang terdengar meyakinkan.

Aku sering melihat komentar seperti ini.

"Kalau benar bisa melihat jin, enak ya. Bisa tanya apa saja."

Kalau kalian berpikir seperti itu, menurutku justru berbahaya.

Kenapa?

Karena kemampuan melihat tidak sama dengan kemampuan mengetahui kebenaran.

Bayangkan saja seperti ini.

Kalau kalian sedang berada di pasar, lalu ada orang asing menghampiri dan berkata,

"Temanmu sedang membicarakanmu di belakang."

Apa kalian langsung percaya?

Belum tentu.

Lalu kenapa ketika suara itu datang dari makhluk gaib, banyak orang justru lebih mudah mempercayainya?

Bukankah mereka juga makhluk?

Mereka juga memiliki kehendak.

Mereka juga bisa memilih untuk jujur ataupun berbohong.

Itulah yang dulu tidak langsung kupahami.

Waktu kecil, aku terlalu polos.

Apa pun yang mereka katakan sering kali kuanggap benar.

Bukan karena mereka memaksaku.

Tetapi karena aku berpikir,

"Mereka bisa melihat lebih banyak daripada manusia."

Pemikiran itu ternyata keliru.

Aku masih ingat suatu malam ketika sedang duduk sendirian di teras rumah.

Saat itu suasana cukup tenang. Hanya suara jangkrik dan angin malam yang menemani. Aku sedang memikirkan tugas sekolah yang belum selesai ketika tiba-tiba ada suara yang berbicara pelan di sampingku.

"Besok jangan lewat jalan itu."

Aku spontan menoleh.

Tidak ada siapa-siapa.

Aku sudah cukup terbiasa dengan hal seperti itu sehingga tidak terlalu kaget.

Aku hanya bertanya pelan,

"Kenapa?"

Tidak ada jawaban.

Suara itu menghilang begitu saja.

AKU INDIGO ???Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang