Dua Puluh Lima

1.6K 204 3
                                        

Hari pertama Kemo, aku tidak bisa datang karena adanya pertandingan basket diluar kota dan aku diwajibkan untuk ikut serta dikarenakan aku ketuanya. Jujur saja aku sangat tidak konsen fikiran dan tubuhku terpisah. aku pernah membaca sebuah artikel efek dari kemo sangat menyakitkan, dia bisa kelelahan, muntah muntah dan parahnya bisa mengalami pendarahan hebat.



Drrtt..

1New Message

Hanbin

Hanbin

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Hanbin

Jangan khawatir, dia baik baik saja,untuk saat ini kami semua sudah dilarang membawa barang elektronik keatas. Kita lagi ramai banyak yang jaga kok,Katanya semangat semoga menang.



Seseorang menepuk pundak untuk membangunkanku, itu Jimin dengan tatapan yang aneh. Kemudian tersenyum kembali.

"Ayo, sudah sampai"

kuanggukkan kepalaku, kami turun secara teratur, mataku mengerjab dan kurenggangkan tubuhku yang kelelahan berjam jam dibus.

Kami mengikuti pelatih, memasuki asrama dimana satu kamar bisa ditempati sebanyak 3-4 orang. Aku sekamar dengan 2 Playboy yang katanya sudah taubat itu Jimin dan Jungkook. kurenggangkan tubuhku, dan kuambil hpku untuk menghubungi Hanbin kembali.

Tutt..

Nomor yang anda tuju..

Klik

Tidak ada yang bisa dihubungi dari Hanbin, Bang Kai dan teman teman lainnya, mungkin hpnya sedang dikumpul, karena areanya sudah masuk bebas Radiasi.

Pandangan kosong, fikiran melayang sampai tak sadar Jimin sudah mandi, air di atas kepalanya masih berjatuhan. Jungkook sedang tidur dengan mulut terbuka.

"Tenanglah Tae, Jennie kuat kok, fokus untuk lomba dan membawa piala untuk Jennie, dia pasti senang. Persembahkan seluruhnya untuknya" mataku mengerjap.

"aahh,, iya" hanya itu yang keluar dari mulutku. Helaan nafas Jimin terdengar kemudian menepuk pundakku dan berjalan ke balkon untuk menjemur handuk.

Kialihkan pandanganku kemudian menggelengkan pelan melihat Jungkook sudah masuk dunia mimpi dari tadi tanpa mengganti bajunya. kulangkahkan kakiku untuk mandi sekaligus menyegarkan fikiran.













Sudah 5 hari pertandingan, dan hasilnya tidak sia-sia. Sekarang aku berdiri dipodium paling tinggi di antara podium lainnya, diberikannya aku piagam, bunga dan piala besar. Sorakan ramai diteriakkan disepanjang penyerahan barang tersebut. Kemudian kuberlari menuju kelompokku diangkatnya piala tinggi tinggi dan berputar putar ditempat.

Sungguh ini akan menjadi salah satu kenangan sekolahku bersama para sahabat dan teman seperjuangan mengharumkan nama sekolah.













________

sekarang aku disini, dipantai yang menjadi saksi bisu aku dan kamu tertawa lepas

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

sekarang aku disini, dipantai yang menjadi saksi bisu aku dan kamu tertawa lepas.

Semoga Kamu Bahagia











100 Days X TaennieWhere stories live. Discover now