08. Para Pencari Ilmu

3.2K 278 2
                                        

Assalamu'alaikum teman-teman, saran dan kritiknya sangat aku tunggu!.

Perhatian! Baca ceritanya dengan tenang yak, Insya Allah bermanfaat.

😍


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

"Ketahuilah, bahwa beribadah tidak dianggap sah jika tidak berdasarkan Ilmu, Ilmu dan ibadah tidak akan bermanfaat jika tidak disertai keikhlasan dan berpegang teguhlah kepadanya."

-Kitab Risalatul Mudzakarah(Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad).

🌷🌷🌷

Hari ini Annisa sangat bersyukur, mendapatkan pelajaran melebihi kebutuhannya. Setelah dirinya mencurahkan isi hatinya, Annisa tidak belajar bahasa Arab, melainnkan ribuan kata yang berusaha menumbuhkan rasa Sunah dari Salma.

Ba'da Dzuhur, Annisa mengikuti kajian Ustadzah Faridah di Aula Panti yang rutin di lakukan setiap hari Sabtu jam satu siang sampai Ba'da Ashar datang. Kajian ini di khususkan untuk tingkat SMP-SMA, pembahasannya pun cocok untuk remaja.

Inilah Jadwal Annisa selanjutnya, mengikuti kajian Ustadzah Faridah, setelah dirinya berguru dengan Salma.

"Kalau kalian niat belajar hanya sekedar ingin mendapatkan pengetahuan yang melekat pada diri sendiri, karena sifatnya manusiawi diri sendiri.

Manusia punya keterbatasan, kalau batasnya ini sudah hilang maka Ilmu tidak mudah untuk diserap. Jika kalian niat belajar untuk kepentingan lain, misalnya dunia, maka saat Dunia dicapai, Ilmupun bisa berkurang.

Kalau Kalian Ingin mendapatkan Ilmu yang terus melekat didalam jiwa, tidak hilang, maka titipkan, mintakan, niatkan, untuk yang tidak punya batasan, yaitu ALLAH,"* Ustadzah Faridah membahas tentang meluruskan niat saat belajar.

Adzan Ashar mengakhiri kajian kami, Ustadzah Faridah menutup kajian dengan doa. Hasan mengantar pulang Ustadzah Faridah dengan motor Panti.

Bagi laki-laki langsung menuju masjid untuk berjama'ah, sedangkan perempuan membereskan tempat kajian kemudian shalat Ashar berjamaah di Mushlola panti dengan di Imami oleh Annisa.

Awalnya, Annisa menolak karena masih ada yang lebih tua darinya. Tapi, Dina tetap memaksanya.

"Apabila ada banyak perempuan, kemudian menginginkan untuk mendirikan shalat, maka disunnahkan bagi mereka melaksanakan shalat dengan berjama'ah, sedangkan posisi Imam berada ditengah-tengah barisan mereka.

MAHABBAH [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang