28. Amanah Sang guru

1.7K 166 0
                                        

Assalamu'alaikum teman-teman, saran dan kritiknya sangat aku tunggu!.

Perhatian! Baca ceritanya dengan tenang yak, Insya Allah bermanfaat.

😍


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Hujan.

Setahu Annisa dari berbagai puisi yang pernah ia baca, perandaian hujan banyak digunakan oleh penulis dalam puisinya. Dan dari kebanyakannya adalah puisi cinta, kenangan, rindu dan masih banyak lagi.

Sepenting itukah?.

Sedalam apa?.

Tidakkah ada perandaian lain?.

Kenapa sepertinya sudah buntu?.

Komentar Annisa saat bosan membaca puisi yang terlalu banyak melibatkan hujan didalamnya.

Dan itu yang membuat Annisa tidak menyukai hujan. Lain sisi, ia juga senang bila hujan karena ada harapan.

Membuat perandaian hujan dalam merangkai kata, adalah bagian yang sangat ia tidak suka.

Tidak hujan dirutuki, hujan diumpati.

Maunya apa?.

Kadang Annisa aneh sendiri pada manusia jaman sekarang.

Sebenarnya, keanehan memang berada di akhir jaman.

Bukankah begitu?.

'Kalau terbiasa, pastinya itu tidak baik'

Jelas sekali.

Kalimat yang menandakan sikap orang yang melontarkannya, cuek, dingin, jarang bicara, tidak suka bercanda.

Namun aneh sekali, Fauziah mengatakan Fatih humoris?.

'Memang seperti bunglon, dihadapannya saja dingin, dihadapan orang lain, humoris? Sulit dipercaya.' Batin Annisa menanggapi kejadian tadi yang menurutnya tidak wajar.

'Astaghfirullah.'

Entah mengapa, Annisa menjadi sensitif jika mendengar perihal Fatih, dan saat itu juga, ia rasanya ingin terus mengumpatinya dihati. Ini untuk pertama kalinya bagi Annisa, tidak menyukai seseorang berlebihan seperti ini.

Sebisa mungkin walau sulit, ia menahan agar tidak mengumpati Fatih, karena Annisa sadar jika berlebihan, bukan kesal yang ia rasa, melainkan benci.

"Annisa Ramadhan," Suara bariton membuyarkan lamunan Annisa, yang sedang menatap rintikan hujan di luar kelas melalui pintu kelas yang terbuka.

Annisa mengedarkan pandangannya mencari asal suara yang dikenalinya, saat tatapannya bertemu, ia langsung menundukkan kepalanya karena merasa bersalah.

MAHABBAH [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang