-aku akan menjadi perisaimu, dan mengurungmu dalam kuasaku- kth
-jangan tanyakan tentang hatiku, karena hatiku telah hilang tanpa aku sadari- ksh
-aku memujamu seperti seorang hamba yang tunduk pada tuanya - jjk
Start : 11 Juli 2019
End : 15 Juli...
Sohyun yang baru saja pulang dari rumah sakit sedikit terkejut saat mendapati pemandangan yang ada dihadapanya sekarang ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jeon jungkook,
pria yang berstatus sebagai tunanganya itu kini sedang berkutat dengan peralatan dapur. "Apakah ini sebuah keajaiban dunia" -cibir sohyun lalu mendudukan dirinya disalah satu kursi meja makan yang terletak disana.
"Kau sudah datang sayang??" -tanya jungkook yang sama sekali tidak menoleh kearah sohyun karena sibuk dengan acara memasaknya.
"Eoh..." -jawab sohyun singkat. ".... apa yang kau masak???" -tanya sohyun sambil memeluk jungkook dari belakang.
Jungkook tersenyum senang saat mendapati tangan mungil sohyun melingkar erat dipinggangnya. "Pasta.. kesukaanmu" -jawab jungkook.
Sohyun mengosok-gosokan wajahnya ke punggung lebar jungkook. "Geli... sayang!! sudah kau duduk saja disana biar aku menyelesaikan masakan ini lalu kita makan bersama" -keluh jungkook.
Sohyun dan jungkook duduk saling berhadapan di meja makan sambil menikmati pasta buatan jungkook. "Aku tidak menyangka kalau kau pandai memasak" -jungkook tersenyum mendengar ucapan sohyun yang secara tidak langsung memuji masakanya.
"Aku akan memasak setiap hari kalau menyukainya" -sohyun tersenyum senang menanggapi ucapan jungkook.
Setelah jungkook dan sohyun makan bersama mereka kini duduk saling bersebelahan disofa ruang tamu sohyun sambil menikmati beberapa cemilan dan juga menonton tv. "Sayang.. bagaimana kalau kau pindah apartemen saja" -celetukan jungkook membuat sohyun menautkan alisnya tak mengerti.
"Kenapa??? Bukankah aku sudah bilang aku tidak mau tinggal bersama selama kita belum menikah" -jungkook tersenyum lalu mencubit gemas pipi sohyun hingga sohyun meringis kesakitan. "Bukan itu maksudku..." -ujar jungkook.
Sohyun terdiam lalu menatap jungkook dan menunggu jungkook melanjutkan kalimatnya. "Kemarin lusa yang lalu ada penyusup dimansion.." -sohyun yang tidak menyangka mendengar perkataan jungkook tentang hal ini segera mengalihkan pandanganya dari jungkook.
"Lalu.." -ucap sohyun yang sedang berusaha menutupi kegugupanya. "Aku hampir menangkapnya sayangnya dia kabur.." -sohyun meremas bantal sofa yang sejak tadi ada dipangkuanya.
"... jadi aku ingin kau pindah apartemen saja, aku tidak mau penyusup itu nanti datang mengincarmu hyun seandainya dia tahu tentang dirimu" -sohyun masih terdiam, jujur saja sohyun bingung harus bereaksi apa?!! Bagaimana mungkin penyusup itu mengincar sohyun kalau penyusup yang sebenarnya adalah sohyun.
"Kau mau kan???" -tanya jungkook sambil mengambil salah satu tangan sohyun dan menggengamnya.
"Hyun!" -panggil jungkook karena sohyun tidak kunjung menjawab pertanyaanya. Sohyun menghela nafasnya sebelum akhirnya dia mengangguk menyetejui tawaran jungkook untuk pindah apartemen.