8

4.2K 502 75
                                        

Makanan sampah

Hiks

Berani sekali dia mengatai hasil kerja kerasku sampah

Dia pikir siapa dirinya..

Kim Taehyung!!

Cuma Om-om pemaksa dan pemangsa wanita ABG!

Aku membencimu! Sangat membencimu! Dasar bedebah kunyuㅡ

"Jisoo.. jisoo-ya.. buka pintunya saya mau bicara,"

Jisoo melirik malas pintu kamarnya yang sedari tadi digedor-gedor oleh sang suami. Gadis itu masih betah duduk bergeming diatas kasur sambil memeluk kedua lutut yang menopang dagu bulatnya.

Air asin yang sempat mengalir deras di sudut mata seperti keran bocor kini sudah mengering dan menempel di dua buah pipinya yang bulat.

Ditengah-tengah lamunannya mengutuk pria pemilik rumah yang kini menjadi suaminya berkat keinginan sang ayah, ia kembali teringat nasib sang ayah yang sampai sekarang belum mau memberi kabar kepadanya.

Ayah, meskipun ayah tak lagi menginginkan aku sebagai putri ayah, aku takkan marah apalagi membencimu..

Tapi bisakah sekali saja..

Sekali saja aku ingin mendengar suara ayah..

Datanglah sekali saja ke mimpiku, dan aku ceritakan bagaimana keji dan buruknya Kim Taehyung yang kau banggakan itu.

"Ayah.. aku merindukanmu." Lirih Jisoo. Pandangannya kembali mengabur oleh butiran-butiran kristal bening.

"Jisoo..." Taehyung menyemburkan nafas lelahnya. Ia memandang pintu kayu itu gamang.

Kedua bahunya terkulai sembari langkahnya yang terasa seperti melayang menjauhi kamar istrinya yang masih merajuk.

Kim Taehyung kembali menghela nafas begitu mengingat tangisan gadis keras kepala itu ketika menangisi makanannya. Ia akui semua adalah kesalahannya. Tak seharusnya kata-kata itu muncul sehingga melukai perasaan gadis itu.

Kim Taehyung berjalan ke arah dapur. Langkah kakinya membawa tubuh kokoh itu ketempat dimana Jisoo menjatuhkan masakannya ke bak cucian piring berkat hinaannya.

Dia pun mengambil sepiring lauk yang masih bisa diselamatkan. Dan memakannya sampai habis sebagai rasa bersalahnya pada Jisoo.

"Rasanya masih saja hambar." Taehyung tersenyum pahit. Makanan hambar ini benar-benar meyakinkan kalau ini dibuat langsung oleh tangan istri kecilnya. Taehyung kamu benar-benar bajingan.

***

"Bos.." Taehyung mengangkat wajahnya yang sedari tadi tertunduk memandangi layar talenan bergambal apel tergigit dengan tatapan kosong dan pikiran yang tertinggal di rumahnya.

"Ada apa?" Jawab Taehyung melepas kacamatanya. Kim Seokjin, sang asisten menyambut mata elang itu tersenyum sopan.

"Apa anda suka minum teh? Barangkali secangkir teh krisan dapat membantu anda merileks-kan fikiran, mau dibuatkan?" Ucap pria itu seolah dapat membaca pikirannya yang tertinggal di rumah.

"Kim Seokjin-ssi, kamu sudah menikah?" Dari pada teh krisan yang katanya bisa menghilangkan stress pikirannya, kayaknya Kim Taehyung lebih tertarik dengan pembahasan yang lain. Ia pikir mungkin ia bisa langsung menemukan solusi jika bertanya pada orang yang sudah menikah sepertinya.

Pada dasarnya Kim Taehyung bukanlah tipe orang yang suka menyimpan pikiran berlarut-larut tanpa tindakan. Dan menurut pengamatannya, cincin yang melingkar di jari manis lelaki itu sudah jelas cincin pernikahan seperti miliknya. Ia juga ingat pernah membaca resume lelaki itu mengenai status perkawinannya. Taehyung baru tersadar lagi kalau Pria kelebihan porsi bahu itu berusia lebih tua darinya 4 tahun.

She Married Stranger (REMAKE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang