36

1.9K 234 76
                                        

Hari ini adalah hari besar untuk Kim Jisoo. Seperti kalam yang biasa digunakan sebagai pembatas buku dan penanda sampai mana bacaan terakhir. Jisoo menganggap hari ini seperti babak akhir sebelum hari baru-barunya akan dimulai tanpa pernah mengungkit masa lalu, dunianya yang pasang surut dan hingga pada akhirnya menjadi kelam.

Namun tetap saja, Jisoo tidak ingin melupakan tugas kesehariannya sebagai istri mengurus rumah. Melakukan secuil usaha yang mungkin belum bisa sebanding dengan apa yang sudah dilakukan sang suami untuk bisa hidup bersatu dengannya.

Kim Jisoo harus bisa merawat Taehyung lebih baik. Dengan begitu pria itu tidak akan berpikir kalau ia telah sia-sia mendapatkan dirinya.

Dan tak lupa untuk mengirimi pesan sahabatnya yang hari ini sudah berbaik hati mengumpulkan tugas yang dikirimnya ke email dan diberikan langsung ke dosen.

Dia merasa sangat beruntung bertemu dengan Gayoon.



"Kamu sudah siap?" Tanya Kim Taehyung yang muncul tiba-tiba disaat Jisoo sedang asik memencet layar gawainya.

"Tentu. Ayo." Jisoo menjawab. Ia menyimpan sejenak ponsel pintar nya ke dalam tas 'sling bag'.


Sementara itu...


Ga yoon terlihat sedang menaiki anak tangga dengan santai sambil mendengarkan lagu dari band favoritnya ; Slipknot.

Hari ini kelasnya berlangsung sangat mudah dan cepat. Ia pun sudah melakukan permintaan Kim Jisoo dengan sempurna.

Disaat para mahasiswa yang lain memilih cepat-cepat menghambur keluar gerbang. Ga yoon bersama beberapa mahasiswa yang tersisa memilih berkeliaran di kampusnya.

Namun bukan ke Perpustakaan seperti yang biasa dilakukannya. Ga yoon dengan sengaja melangkahkan kakinya menuju gedung kampus teknik dimana Lee Taeyong sunbaenim si penyebar rumor itu mungkin berada.

Alasan mengapa Ga yoon sampai begitu repot-repot mendatangi kelas selain bertemu dengan manusia yang disebut-sebut sebagai Jack Frost real time version ialah Ia ingin berbicara mengenai hal yang paling serius atau bahasa kasarnya adalah sebuah perhitungan.

Perhitungan yang Ga yoon buat karena gara-gara lelaki itu sahabatnya jadi terpuruk dan tidak masuk kelas selama beberapa hari karena rumor yang dibuatnya.

Meskipun Ga yoon sama sekali tidak paham masalah yang sedang dihadapi Jisoo, tapi tetap saja yang dilakukan sunbae nya itu sangat-sangat menjauhi nilai kemanusiaan. Yang mengherankan, bukankah selama ini pria itu yang paling dekat dengan mendiang Kang Seulgi ; sosok anti bullying dan menjunjung tinggi kemanusiaan di kampus ini. Padahal Lee Taeyong juga ikut berkampanye dengan Seulgi menyuarakan sikap toleransi dan kemanusiaan.

Baiklah, untuk saat ini Ga yoon simpulkan saja kalau laki-laki itu sedang dalam emosi karena rasa kehilangan mendalam. Tapi, apa dia tidak memikirkan Kang Seulgi pasti juga kesusahan diterima di alam baka karena ucapan bodohnya.

Masa bodoh! Lee Taeyong itu sudah bertindak bodoh dan Gayoon tidak akan diam saja.

Setidaknya ia akan membuat suasana kampus kembali nyaman untuk sahabatnya nanti. Pria itu harus membuat pernyataan pada Jisoo dan menarik kembali rumor yang sudah ia sebar. Ga Yoon akan membuatnya melakukan hal itu.









"Apa?! Lee Taeyong sunbaenim, dia sudah tidak pernah masuk kampus lagi? Kenapa?!"

Ga Yoon hampir saja meninju pintu ruangan kelas dengan satu tangannya yang mengepal erat.

Gadis itu baru saja menerima informasi yang cukup mengejutkan dan menggali rasa penasarannya lebih dalam hingga ia menemukan sebuah lubang hitam yang mencurigakan.

She Married Stranger (REMAKE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang