New FF... jadi jangan pura pura lupa, VOTE agar sama sama nyaman, anda vote author lanjut 😌
Untuk menghargai author sebaiknya dibiasakan sejak dini. VOTE sebelum membaca.
Terimakasih ☺️
||||||||||||||||||||||
|||||||||||||||
|||||||
By : avrG
°
°
°
MY LOVELY PARTNER
***
***
P U B L I S H E D
©2019 Copyright avrG
FAN FICTION
JENLISA
***
***
-Olympic Games Rio 2018. Rio de Janeiro, Brazil-
Sambôdromo, Women's Individual Archery Final ~
“Hai dear.. ladies and gentlemen selamat datang di Women's Individual Archery Final Olympic Games Rio.. bertemu kembali dengan saya James Allen.. wooooo….”
Presenter dengan suara melengking terdengar sangat bersemangat seolah tak ada hari esok baginya.
“Yooo… Allen.. kita saat ini menjadi presenter di pertandingan Women's Individual Archery Final kenapa kau membawakannya seperti Final World Cup?!” tanya heran presenter lain yang duduk disebelah Allen.
Kedua presenter itu duduk ditribun atas bagian VVIP stadium panah Sambôdromo, Rio de Janeiro. Keduanya menggunakan jas berwarna hitam berpadu dengan kemeja putih dan lengkap dasi apik dari masing-masingnya, cukup formal karena ini adalah olimpiade kelas dunia.
“Saya terlalu bersemangat dude.. Oke.. oke.. Kali ini saya ditemani oleh Hazel Irvine, Irvine akan menemani saya selama pertandingan berlangsung.. bagaimana menurutmu Irvine dengan final kali ini?!” ujarnya sekaligus bertanya pada Irvine, Irvine sedari tadi terus melongok ke arah jendela melihat lapangan dibawahnya.
Tribun lapangan panah telah dipenuhi oleh penonton dari pendukung kedua negara yang siap bertemu difinal kali ini. Penonton bukan hanya dari warga lokal atau pendukung masing-masing negara, namun juga beberapa reporter dari berbagai majalah terkenal telah berkumpul dipinggir lapangan.
“Saya rasa ini akan sangat ketat dan menegangkan. Inggris diprediksi tidak akan melaju sampai final ternyata dapat membuktikan diri. Eleanor Piper benar-benar memberikan performa terbaiknya pada olimpiade kali ini..” Irvine kini menatap teman presenternya dengan serius ia memberi agrumen kuat.
“Kau benar Ir.. tapi unggulan dari Korea Lalisa Manoban bukanlah main-main. Kelahirannya dalam dunia Archery membuat pemanah lain harus ekstra fokus dan bekerja keras. Lisa seperti Cupid's Love Arrow, melepaskan anak panah penuh cinta dan selalu tepat target..” Allen terlihat puas mengatakannya, diiringi tawa renyah seolah mengejek teman presenternya yang duduk sambil mencibirkan bibir.
KAMU SEDANG MEMBACA
Turn On, Lalisa
FanfictionFollow for 🔓🔓🔓 maaf di private. Lisa seorang Pemanah Nasional Korea, begitu dipuja dengan segala hal yang ada pada dirinya. Namun siapa sangka bahwa ia memiliki cerita masa lalu yang kelam, kejam dan menyedihkan. Trauma masa lalu membuatnya mend...
