23.- Past Life

706 69 1
                                        

"Milan.. "

"Mama lo balik ke Milan? Astaga, Kay? Ngapain?"

Mikayla menggeleng, "Nggak tau, Yan." ucapnya sambil menahan isakan.

"Terus? Lo nggak mau nyusulin Nyokap lo?"

"Penginnya sih gitu, tapi kalo gue ke sana, nanti ketemu sama Rey lagi, gimana?"

"Lupain, Rey."

"Rey yang buat lo sama Jonathan berantem, kan?"

"Dia juga yang ngehancurin Keluarga lo, Kay!

Mikayla mengangguk mengerti, "Iya, gue tau, Yan."

°°°

Diandra memutar stir mobilnya, "Jadi nginep nggak nih?"

Mikayla mengangguk, gadis itu kemudian menyenderkan kepalanya di jendela.

Sesampainya di rumah Diandra...

Diandra menarik tangan Mikayla, untuk menaiki tangga rumahnya, dan sampai pada kamar Diandra yang bernuansa Ungu itu.

"Kay? Lo jangan nangis lagi ya?"

Mikayla tersenyum kecil, lalu mengangguk.

Diandra pun ikut tersenyum, "Good, sekarang lo pake Cosplay gue yang Unicorn aja deh."

Mikayla mengangguk menurut, ketika Diandra sibuk mencocokan badannya dengan puluhan Cosplay miliknya.

"Nah! Yang ini aja! Pake Kay."

Mikayla menerima Cosplay Unicorn berwarna pink itu, lalu berjalan menuju kamar mandi untuk berganti pakaian.

Mikayla keluar dari kamar mandi, dan Diandra langsung menarik tangannya.

"Foto dulu!"

"Foto dulu!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

@/dian.agatha my cute girl 🦄❤ @/kayla.anastasia

Mikayla merebahkan tubuhnya, gadis itu menatap langit langit kamar Diandra. Gadis itu lalu memejamkan matanya.

"Kay! Pokoknya malem ini, kita abisin episodenya! Gue ada Drama baru nih!" ucap Diandra, masih sibuk dengan Cosplay-nya.

Diandra melihat Mikayla terlentang, lantas membangunkan-nya, "Ihh! Kayla! Jangan tidur dulu!"

Mikayla mengibaska tangannya, "Apaan sih, Yan. Gue nggak tidur!"

Diandra menarik tangan Mikayla, agar gadis itu terbangun, "Apaan sih!"

Diandra menatap intens Mikayla, "Lo nggak mau ceritain tentang Rey ke Jonathan?"

Mikayla terdiam.

"Yakali, dia bisa bantu lo!"

"Bantu apa? Palingan dia malah bikin tambah ancur."

Diandra memutar bola matanya malas, "Yaelah, lo mah Nethink terus!"

"Bodo amat ah." Mikayla kembali merebahkan tubuhnya.

°°°

nathan.jo : Aku jemput kamu di rumah Diandra, ya?

Mikayla membaca pesan tersebut, dirinya masih terlentang di kasur king size milik Diandra. Pemiliknya pun masih tertidur pulas di sampinya.

Mikayla menaruh kembali ponselnya di nakas dekat ranjangnya.

Mikayla mendudukan tubuhnya, dan kemudian berjalan menuju kamar mandi.

Selesai mandi, Mikayla berjalan mendekati ranjang, berniat untuk membangunkan Diandra.

"YANN!! BANGUN!!" ucapnya sambil mengguncang tubuh Diandra.

"WOI MANDRA! GUE PINJEM BAJU YAA!!" teriaknya, sambil berjalan ke arah lemari pakaian Diandra.

°°°

"Lo yakin mau langsung pulang, Kay? Nggak sarapan dulu aja?"

"Nggak, Yan. Sebentar lagi juga Jonathan kesini kok."

Diandra mengangguk.

Dan benar, Jonathan telah sampai.

Mikayla berdiri dari duduknya, dan berjalan mendekati pagar rumah Diandra.

Mikayla melambaikan tangannya pada Diandra, "Bye, Yan! Next time, gue kesini lagi!"

Mikayla menaiki motor besar Jonathan, dengan bantuan memegang bahu cowok itu.

Jonathan kembali melajukan motornya, "Cari sarapan dulu ya."

Mikayla mengangguk, "Iya."

°°°

Jonathan menghetikan motornya, dan turun dari motor besarnya. Lalu mengajak Mikayla untuk makan.

"Bang buburnya dua!" ucap Jonathan, lalu mengajak Mikayla untuk duduk di kursi yang sudah di sediakan oleh penjual bubur.

"Nath?"

Jonathan menoleh, "Hmm?"

"Ak..Aku ma..Mau cerita tentang Rey. Apa kamu mau dengerin?"

"Cerita aja nggak papa."

"Permisi, ini silahkan buburnya." ucap sang penjual bubur, lalu lelaki itu kemudian kembali ke gerobak-nya.

Jonathan menaikan satu alisnya, "Ayo cerita."

"Rey itu temen kecil aku, dari aku umur 5 tahun sampai lulus SMP aku berteman baik sama dia. Tapi setelah tau Mamanya Rey itu selingkuh sama Papa aku, Mama jadi melarang aku buat temenan sama dia. Beberapa bulan-nya, Bonyok cerai. Dan gue di bawa ke Indo."

"Rey itu baik kok, Nath. Aku sama dia cuma temenan."

Jonathan menyimak cerita Mikayla.

Mikayla menundukan kepalanya, "Aku mau balik ke Milan, Nath."

"Mau nyusulin Mama."

"Mama kamu ngapain ke sana lagi?"

Mikayla menggeleng, "Nggak tau, mungkin dia bingung. Aku udah nggak tinggal sama dia lagi, jadi buat siapa Mama tinggal di sini."

"Mungkin, Mama mau balik ke Negara asalnya."

"Mama lo asli Milan?"

Mikayla mengangguk, "Iya. Papa yang orang Indo."

"Kalo gitu. Gue ikut lo ke Milan!"

°°°

Jangan Lupa Vote & Komentar.
Terima Kasih<3

1/12/19.

JONATHAN ✓ Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang