10. Valentine

2.1K 171 101
                                    

Hari itu adalah hari keempatbelas dalam bulan Februari, atau orang-orang lebih suka menyebutnya dengan hari valentine. Umumnya, orang-orang selalu menyambut perayaan hari yang diidentikkan dengan hari kasih sayang itu dengan sukacita. Berbagai macam kartu ucapan, bunga, cokelat, dan ungkapan cinta lainnya berhamburan untuk orang-orang terkasih.

Namun tidak seperti orang pada umumnya, Scorpius malah tidak begitu menyukai hari itu. Ada beberapa hal yang menyebabkan hal ini, salah satunya adalah karena dia tidak menyukai warna pink mencolok yang mendominasi dekorasi perayaan hari itu. Selain itu, ada juga selusin kartu ucapan dan cokelat yang selalu dia dapatkan dari para penggemarnya sejak dia kelas satu. Awalnya Scorpius cukup menikmati semua itu. Tapi, semua itu berubah ketika dia tanpa sengaja memakan cokelat valentine yang telah terkontaminasi dengan amortentia.

Seperti biasa, Scorpius pergi ke Aula Besar dengan James pagi itu untuk sarapan. Rose sudah pergi lebih dulu karena dia bangun lebih pagi dari mereka. Dan dalam perjalanan menuju Aula Besar itu, keduanya kerap kali dicegat oleh penggemar mereka untuk diberikan kartu ucapan dan cokelatㅡyang langsung ditolak oleh dua-duanya. Untuk alasan yang berbeda, James sepertinya juga tidak begitu menyukai perayaan hari kasih sayang tahun ini.

Berusaha keras mengabaikan dekorasi menggelikan Aula Besar saat itu, Scorpius bergegas menuju meja Gryffindor dan mengambil tempat di sebelah Rose, sementara James duduk di seberangnya. Hal ini membuat Rose menghentikan percakapan dengan sepupunya Roxanne dan beralih pada mereka.

"Jadi, sudah berapa banyak cokelat yang kalian tolak pagi ini?" tanya Rose memulai percakapan. Matanya bergantian menatap sepupu dan sahabatnya itu.

James memandang sepupunya itu dengan sebelah alis terangkat. "Apa yang membuatmu berpikir begitu?" tanyanya balik.

"Mungkin karena ini bukan valentine pertama kita di Hogwarts?" balas Rose, seakan itu adalah hal yang jelas. "Aneh saja melihat kalian tidak menenteng satupun cokelat di hari valentine. Biasanya sudah banyak yang memberi kalian hadiah sekalipun masih pagi."

"Well, kami sudah sepakat untuk tidak menerima satupun hadiah hari ini," sahut Scorpius yang sedang membersihkan daging asapnya dari konfeti yang berjatuhan dari atap.

"Lagipula itu juga akan berakhir entah di tempat sampah ataupun di tangan orang lain nanti. Jadi untuk apa repot-repot menerima?" timpal James acuh dan mulai menyantap sarapannya.

Rose hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah keduanya. Kepopuleran mereka berdua memang terkadang merepotkan. Tapi sering berjalannya waktu, keduanya berhasil menangani itu dengan baik.

"Ke mana Demian?" tanya Scorpius sambil celangak-celinguk. Rasanya selalu tidak lengkap setiap mereka kumpul hanya bertiga.

"Entahlah. Aku belum melihatnya sejak sampai di sini," jawab Rose sambil mengangkat bahu. Scorpius hanya menanggapi dengan ber-oh ria.

Tiba-tiba, dua orang anak perempuan kelas satu Gryffindor menghampiri mereka dengan cokelat ditangannya masing-masing. Yang satu memberikannya pada Scorpius, sedangkan yang lainnya memberikannya pada James. Dan sementara Scorpius menolak dengan alasan alergi cokelat, James menolak dengan alasan dia sedang sakit gigi sehingga tidak bisa menelan makanan manis yang malah membuat anak perempuan itu mencurahkan kekhawatirannya pada James.

Kedua anak perempuan itu mungkin agak meresahkan, Rose akui itu. Tapi ada satu hal yang membuatnya kagum pada mereka, yaitu keberanian mereka untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan pada orang yang mereka suka. Itu adalah sesuatu yang sampai hari ini belum juga dia temukan.

Dari sudut matanya, Rose melirik Scorpius yang diam-diam sedang menertawakan James. Tangannya meraba saku jubahnya yang berisikan sebuah cokelat dan kartu ucapan yang telah dia siapkan untuk lelaki itu dari jauh-jauh hari. Scorpius mungkin telah memberitahunya bahwa dia tidak ingin menerima satupun hadiah dalam hari kasih sayang itu. Tapi, tidak ada salahnya jika dia mencoba dulu kan? Siapa tahu dewi fortuna sedang berpihak padanya, Scorpius tidak hanya akan menerima hadiahnya tetapi juga ajakan kencannya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 11, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

[3] Our FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang