Sebelum baca part ini ada baiknya tekan tombol bintang (vote) dan komen yahh karna apa? Karna itu semua gratis kalian gak akan rugi kok:)
Btw ada Yang K-POPers?
Kalo ada kalian Fandom apa?
===
"Saya minta pertanggung jawaban atas kelakuan putra ibu dan bapak!"
Sontak mendengar itu Reygan dan Vanya secara bersamaan kaget dan menatap tak percaya pada wanita yang tengah duduk di depan nya.
Vanya yang baru saja pulang dari luar kota sudah di sambut dengan penuturan luar biasa dari wanita di depan nya membuat dirinya harus berkali-kali mengucapkan istighfar atas semua yang terjadi. Sedangkan Reygan yang baru saja datang dari kantor untuk mengambil berkah yang tertinggal malah harus duduk sambil mendengarkan penjelasan dari wanita di depan nya yang membuat Reygan mengutuk dirinya berkali-kali.
Wanita di depan Reygan dan Vanya tampak marah dengan nafas yang tak teratur dan pancaran matanya yang seakan menuntut pada Vanya dan Reygan.
"Apa buktinya kalo anak saya benar-benar menghamili adik kamu?" Tanya Vanya.
"Bisa langsung tanyakan anak ibu, apa yang sudah dia lakukan pada adik saya!" Jawab wanita yang ternyata adalah Alana—kakak Kanaya. Alana mengambil sesuatu di dalam tas nya dan memberikan itu pada Vanya. "Benda itu saya temukan di kamar adik saya" ucapnya sambil memberikan Testpack dengan dua garis merah yang tertera di dalam nya.
Vanya menatap tak percaya benda itu bahkan kelopak matanya pun enggan untuk berkedip karna keterkejutan nya atas apa yang benar-benar terjadi, Vanya menggeleng kuat mencoba berfikir positif perihal ini. "Gak! Bisa aja adik kamu hamil dengan cowok lain tapi mengaku hamil dengan anak saya!" Jawab Vanya menentang tuntutan dari Alana.
Sedangkan Reygan yang melihat itu hanya mampu menghela nafas sambil mencoba menenangkan Vanya. "Udah jangan emosi, nanti coba kita bicara baik-baik sama Nathan" ucap Reygan mencoba bersikap tenang.
Reygan menatap Alana dengan tatapan sulit diartikan. "Saya akan perhitungkan perihal ini, dan saya akan bicarakan hal ini pada anak saya" Jawab Reygan. "Dan satu lagi, siapa nama adik kamu?" Tanya Reygan.
"Kanaya Gemintang"
Reygan mengangguk mengerti. "Saya akan menghubungi kamu lagi jika apa yang kamu bicarakan itu benar adanya. tapi jika bukan, saya tidak akan segan-segan melaporkan kamu atas nama pencemaran nama baik" ucap Reygan tegas.
Alana mengangguk mantap. "Tapi jika anak bapak memang benar-benar yang melakukan itu pada adik saya, saya harap anak bapak mau bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan" jawab Alana. Alana mengemasi tas nya dan berdiri. "Trimakasih atas waktunya, saya pamit" lanjutnya dan meninggalkan Reygan serta Vanya yang masih menatap tidak percaya punggung Alana yang telah pergi menjauh.
Reygan memeluk Vanya dari samping dan mencoba membuat wanita itu tenang. "Semua pasti baik-baik aja" bisik Reygan pelan pada Vanya.
Vanya mengangguk, ia pun berharap semua baik-baik saja walaupun pada kenyataannya hatinya tetap tidak tenang.
Reygan melepaskan pelukannya dan mengambil ponselnya yang berada di saku celananya.
"Cari tau siapa Kanaya Gemintang, saya tunggu lima menit atau saya pecat!"
Ting!
————————————————
Message from +6215XXXXX
KAMU SEDANG MEMBACA
Unfair
Ficção Adolescente[Squel Vanya] [16++] [Part Lengkap] [follow sebelum membaca] Kejadian 'malam itu' membuat Kanaya harus menikah dengan cowok yang telah membuat hidupnya dan masa depan nya menjadi berantakan. Cowok tampan yang sialnya menjadi orang yang Kanaya Cinta...
