03. Desperate?

2K 156 14
                                        

"Katakan saja padaku jika kau ingin ditemani atau berpergian ke suatu tempat, oke?" Ujar manager Hwang.

"Ya, terima kasih eonnie!"

Selepas melihat mobil yang dibawa sang manager telah menjauh dari pekarangan rumahnya, Soo Joo pun melangkah masuk ke dalam. Setelah membuka pintu utama, ia mengernyit heran karena ruang tengahnya telah diterangi oleh lampu.

"Seingatku, aku memadamkan seluruh lampu disini," gumam Soo Joo.

Strangely, Soo Joo juga mendapati lemari pendinginnya yang tidak tertutup rapat. Tak ingin berpikiran negatif lebih lanjut, ia pun segera menghampiri lemari pendinginnya dan---

"BOO!"

"AAAH! MY LORD!" Soo Joo berjengit kaget. "Jisoo eonnie!" Pekiknya.

Jisoo tertawa. Kim Jisoo atau lebih dikenal Jisoo adalah seorang idola papan atas, salah satu personil girl group yang saat ini berada di puncak populeritasnya, BLACKPINK.

"Kenapa tidak mengabariku jika kau sudah tiba?"

Jisoo meneguk segelas air putih seraya merapatkan pintu lemari pendingin. "Lalu? Kau akan menjemputku dan menerima kehadiranku disini begitu saja?"

"Tidak juga, tapi setidaknya.."

"Sudahlah. Kau dari mana saja?"

Soo Joo berjalan menuju wastafel dan mencuci tangan, memunggungi Jisoo yang tengah duduk di kursi counters. "SM Entertainment. Membicarakan music video Chanyeol oppa nanti." Lalu mengelap tangan dengan dan mengikat surai hitam legamnya.

Jisoo mengangguk paham. "Tunggu sebentar, kenapa kau mengenakan apronmu?" Tanyanya heran.

Soo Joo mengikat apron berwarna cokelat yang dikenakannya lalu mengeluarkan bahan makanan dari cabinet dan lemari pendingin. "Menurutmu? Apalagi jika bukan memasakan hidangan lezat untuk kakakku?" Ujarnya seraya memotong sayuran.

"Astaga, adik baik!" Jisoo tertawa lepas, sementara Soo Joo hanya dapat tersenyum tipis dan memusatkan atensi pada sayuran yang dipotongnya. "Mari ku bantu!" Ujar Jisoo yang segera bangkit dari kursi dan menarik lengan sweater hingga siku.

"Tidak, tidak. Sit down!" Tegas Soo Joo. Jisoo terkesiap, tentu saja. "Kembali ke kursimu, eonnie. Kau tamuku. Sudah semestinya jika tamu diperlakukan sebagai raja, benar?"

Jisoo mau tak mau pun kembali ke kursi dan tertawa kecil, seolah mengiyakan apapun ucapan sahabatnya.

Selain cantik dan pandai berpose di depan kamera, Soo Joo juga pandai mengolah bahan makanan.



.

.

"Woah... harum sekali, apa yang kau masak, Joo?" Tanya Jisoo seraya mengintip di balik bahu Soo Joo.

Soo Joo mematikan kompor dan menuangkan makanan ke atas piring yang tersedia. "Japchae. Kau menyukainya, kan?" Ujarnya seraya membawa beberapa hidangan lainnya ke atas meja, dibantu oleh Jisoo yang mengekori.

"Apapun juga tak masalah. Masakanmu kan yang terbaik!" Ujar Jisoo setelah menata sendok dan sumpit di samping piring lalu mendudukkan diri di kursi.

Soo Joo hanya dapat mengulum senyum dan menyusul duduk di kursi seberang Jisoo, ia menuangkan air putih ke gelas.

"Astaga, aku minta maaf ya telah merepotkanmu," sesal Jisoo.

"Tak masalah, eonnie. Aku tak merasa di repotkan sama sekali. Lagi pula, kita tidak tahu pasti kapan kita bisa bercengkerama santai seperti saat ini, bukan?"

Against My Will | NCT's LUCASCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang