Sebelumnya saya meminta maaf karena belum bisa mempublikasikan Aura 2 jadi sebagai pengganti saya akan memberi kalian sedikit kelanjutan, (anjay hahaha... Monmaap) alasan kenapa kalian harus membaca Aura 2! Nanti kalo udah di publish 😂
🍉🍉🍉
Setelah hampir setahun berada di negera orang, Aura dan Albian mulai terbiasa hidup dengan orang dan budaya baru. Walaupun sebenarnya esok hari terakhir, dan akan kembali ke tanah air tetap saja ada kendala untuk tidak kembali.
Seperti pagi ini, tiba-tiba telepon rumah berdering lebih dari tiga kali. Albian turun untuk mengangkat telepon itu.
"Hello?"
"..."
"Hello?"
Tut!
Albian menggelengkan kepalanya,lalu kembali ke kamarnya untuk merapihkan kopernya.
Tring! Tring!
Telepon rumah berbunyi lagi, membuat Albian harus kembali turun dan mengangkat.Namun ternyata Aura sudah meletakan telepon tersebut di telinganya.
"Hello?"
"..."
"Hello!"
"Hi cantik! "
Aura membeku, keringat dingin mulai turun.Telinganya sakit saat mendengar suara tawa seorang laki-laki yang pernah menerornya satu tahun yang lalu.
"Argh!" Aura menjerit sambil menutup telinganya. Albian berlari melihat adiknya menjerit seperti orang ketakutan.
"Ra! Kamu kenapa? Hei Ra!!"panik Albian.
Albian langsung mengendong adiknya, dan membawanya ke kamar. Setelah itu ia segera menelpon Rafli yangs sekarang sedang pergi membeli makanan.
"Hallo Al?"
"Bang! Aura pingsan pas dapet telpon! "
"Ko bisa? Telepon dari siapa?"
"Gatau bang! Dia belum sadar, cepet balik bang! "
"Iya otw! "
....
"Jadi tadi yang nelpon lo Rama?"tanya Albian setelah mendengar cerita dari adiknya.
"Gue ga bisa ngeliat dia bang!"
"Maksudnya?"
"Iya,setelah mereka saling nembak gue gak ngeliat Rama! Gue cuman ngeliat bi riri, Asia, sama suaminya ny.hanna di tarik sama mahluk hitam. Gue juga denger suara teriakan tante Zahra sama mila pas bom itu meledak!"
"Tapi gue gak liat Om Rama! Gue yakin dia belum mati bang!"ucap Aura histeris.
"Tenang Ra!" Rafli mengusap Puncak kepala Aura.
"Sekarang gue tanya sama lo Al, lo juga bisa ngeliat 'mereka' kan?"tanya Rafli.
Albian menganggukkan kepalanya.
"Apa lo enggak ngerasain hal yang sama kayak Aura? Lo gak bisa liat Rama?"
Aura memandang Albian penuh harap semoga saja Albian bisa melihat Rama.
"Gue gak bisa liat dia bang. Terakhir kali gue mimpi soal kejadian itu gue gak mimpiin Rama!"ceritanya.
Rafli mengusap wajahnya frustasi. "Kita gausah balik ke indo!"ujarnya.
Aura mendongkak. "Bara gimana bang?"
"Kita kasih tahu dia soal ini, dan besok kita cek apakah nomer yang ngehubungin kita ini dari daerah sini atau dari indo. Kalo dari indo kita putusin gausah balik dulu."
"Gue juga harus telpon mimih."ucap Albian.
"Iya kasih tau dia supaya ga sedih kalo kita ga jadi balik ke indo."
...
Keesokan harinya...
Aura dan Albian mendapatkan kabar dari polisi setempat bahwa nomer itu berasal dari Indonesia. Akhirnya mereka memutuskan untuk membatalkan kepulangannya ke Indonesia.
"Gue takut bang!"
"Tenang Ra, gue yakin dia ga bakal nyusul kita ke sini."
"Iya Ra, gue udah ngasih tau Bara sama mimih mereka ga keberatan kalo kita tetep disini."
"Em dan gue udah nelepon bang Dev soal ini dan katanya Rama kabur dari rumah sakit tapi dokter bilang cuman 10% memungkinan dia bisa bertahan hidup."
"Dan dia berhasil bertahan hidup! Dia nelpon gue! Di neror gue!"
"Ra tenang! Ada gue Ada bang Rafli! It's oke kita selalu ada buat lindungin lo!"
"Udah udah! Ra mending sekarang lo istirahat, gue mau ke kantor dulu ada meeting."
"Iya bang."
"Al jagain Aura, lo juga persiapin buat lanjutin kuliah di sini. "
"Ah elah!"
See you in Aura 2
Bagaimana nasib Bara? Di Indonesia dengan salah satu psyco yang memburu kekasihnya?
Bagaimana? Tunggu di Aura 2
#curhatAuthor
Omg. Ternyata oh ternyata wkwk tunggu Aura 2 ya gaes! Semakin penasaran kah? Aku pun semakin penasaran akan vote di chapter ini:) semoga melebihi ekspektasi aku ya🍉🍉🍉
Janlup vote cerita ini🍋
Komen dan share cerita ini ke temen-temen kalian🍓🍓
Terima kasih untuk yang sudah vote dan dukung cerita ini🍍terimakasih juga Sudah membaca🍇seneng banget udah banyak yang baca dan lebih dari 21k🍉
Jaga diri kalian baik baik ya, #dirumahaja nurut sama pemerintah untuk tidak keluar rumah ya temen temen! Sehat selalu jaga kebersihan dan selalu berdoa pada Allah swt.
Terimakasih!
KAMU SEDANG MEMBACA
AURA [COMPLETE]
Misteri / ThrillerSeorang gadis indigo yang mencari tersembunyi didalam kegelapan. Masalah itu dimulai ketika seseorang perlahan pergi meninggalkannya. Sedikit menyeramkan memang, bisa melihat sosok sosok tak kasat mata dan menghadapi seorang psikopat beserta pulu...
![AURA [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/174953203-64-k221819.jpg)