Selamat membaca, vote!
...
Bara dan bisma kembali kerumah Aura, mereka sedikit kecewa karena tidak menemukan secret.
"Gimana nih? Kalo misalnya dia tetep berkeliaran bebas, nyawa kita taruhannya bro! "Ujar Bisma.
"Makanya lo jangan nyerah, kita harus nemuin secret sebelum dia ngebunuh orang-orang! "Balas Bara
"Gw gak bakal nyerah, yaudah masuk yuk, haus gw! "Ujar bisma sambil meleos dihadapan Bara.
"Eh bentar, liat tuh ada paket? "Tunjuk Bara pada paket cokelat yang tergeletak dilantai.
"Ambil gih. "
"Jangan gegabah, kasih tau om arvan dulu. "
"Gw panggil om arvan dulu lo jagain tu paket! "
"Buruan. "
Bisma masuk kedalam rumah, Bara melihat seseorang di balik pagar rumah. "Jangan jangan itu secret? "Batin bara.
"Tapi kok, badannya cewek? Katanya secret itu cowok? Ko gw bingung"tambahnya.
Bisma dan Arvan berlari keluar rumah. "Mana paketnya? "
"Tuh om. "Tunjuk bisma.
Bara perlahan mendekati secret, namun dengan keras bisma memanggilnya. "Bar!ngapain disitu. "
Cewek berpakaian hitam itu berlari dan langsung masuk kedalam mobilnya, dan melaju secepat kilat. "Ehh jangan lari! "
"Bar lo mau kemana? "
"Ish lo berisik banget sih! Liat noh hampir aja gw nangkep tuh pembunuh! "
"Sorry bro, gue gatau. "
Om Arvan mengambil paket itu, ia membukanya. Didalam paket itu ada sebuah gelang warna hitam. "Gelang? "
"Gelang siapa tuh? "
Arvan berlari kedalam rumahnya, disana ada Aura dan jessi yang sedang merapihkan kertas warna didalam box.
"Kalian tau ini gelang siapa? "
"Itu gelang Bang Al,daddy nemu dimana? "
Arvan tidak menjawab pertanyaan anaknya, ia mencari box itu.Arvan melihat kedalam box yang tergeletak diatas meja. "Buka buku putih itu! "
Bara dan bisma masuk kedalam rumah, mereka ikut bergabung. "Box apaan itu ra? " aura menatap Bisma ragu. "Box ini isinya clue penting dari secret. "
"Hah? "Teriak Bisma dan Bara. "Lo gak cerita ini ke kita. " Aura bangkit dari duduknya. "Karena gue gak pengen kalian terlibat lebih jauh lagi. "
"Kalo aja lo cerita kekita, kita bisa lebih cepet nyelesain ini. "
"Udah udah, ini bukan salah Aura. "Bela jessi.
Arvan mengambil buku putih dan membukanya,keempat remaja itu langsung menatap buku putih itu.
02.
"Dia itu sangat Baik, berpengaruh dan selalu menjadi idaman para wanita. Dia itu sahabat terbaik yang pernah ada, dia diberi warna Biru karena kebaikan hatinya. Biru itu artinya Baik."
Udah dua hari gue mimpi adik gue nangis, dan bener aja kemarin sahabatnya meninggal. Gue sebenernya ga ngerti sama mimpi gue tapi kenapa itu semua seperti menjadi nyata.
Aura menyeritkan keningnya, tak menyangka kakaknya bisa melihat masa depan. Arvan menatap kearah Aura "siapa sahabat kamu yang meninggal waktu itu? Daddy lupa namanya? "
KAMU SEDANG MEMBACA
AURA [COMPLETE]
रहस्य / थ्रिलरSeorang gadis indigo yang mencari tersembunyi didalam kegelapan. Masalah itu dimulai ketika seseorang perlahan pergi meninggalkannya. Sedikit menyeramkan memang, bisa melihat sosok sosok tak kasat mata dan menghadapi seorang psikopat beserta pulu...
![AURA [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/174953203-64-k221819.jpg)