Jangan lupa tinggalkan jejak sebelum membaca yaa. Selamat membaca!
Now Playing : AKMU - Be With You
***
"Bersamamu, semua hal terasa lebih lambat. Tapi tidak dengan hatiku, karena ia berdetak dengan sangat cepat."
***
"Alvino."
Panggil Carren saat mereka sedang mengerjakan tugas kelompok Sejarah. Mereka berdua membagi tugas masing-masing, Carren membaca dan meringkas materinya. Sedangkan Alvino akan memikirkan konsep dan menggambar.
Meskipun kelihatannya sebagai anak basket, ternyata Alvino menutupi bakat terpendamnya selama ini. Ia sebenarnya dapat menggambar dengan sangat baik, Carren juga baru mengetahuinya saat ia melihat banyak tumpukan kertas yang isinya gambaran milik Alvino di kasurnya.
"Apa sayang?" Alvino masih fokus dengan gambarannya. Ia sedang menggambar salah satu pahlawan.
"Sayang-sayang pala lo peyang! Serius, ini." Carren sepenuhnya tidak kesal karena dibalik perkataannya, ia juga merasakan sedikit getaran di hatinya. Ia pun tidak tahu itu bertanda apa.
Alvino mengangkat kepalanya dan menatap Carren. Cukup lama. Membuat Carren salah tingkah sendiri, "Paan sih lo natapin gue gitu, gue tahu kali gue cantik."
"Emang cantik."
Carren menutupi mukanya malu, "Udahlah, kita lanjut aja. Ngeselin lo."
Alvino yang melihat tingkah laku Carren hanya tersenyum lebar dan mencubit pipi Carren. "Gemasin banget sih lo, jadi pengen milikkin."
"Apaan sih."
Tidak terasa, sekarang jam sudah menujukkan pukul tiga sore. Artinya mereka sudah mengerjakan tugas kelompoknya hampir empat jam.
"Ren, istirahat dulu yuk. Ngemil, drakor, atau curhat gitu." ajak Alvino sambil meregangkan otot nya yang sudah keram.
"Yuk. Lapar banget gue."
Alvino pun mengajak Carren untuk turun ke bawah.
Sampai di bawah, mereka langsung disambut oleh Airin. "Aduh, sayangnya mama, semuanya nampak letih. Mama udah buatin sesuatu yang sangat lezat. Makan yang banyak yaa!"
Di atas meja makan sudah dihidangkan banyak sekali jenis makan. Mulai dari makanan berat sampai dessert. Juga dengan berbagai minuman yang membuat siapapun yang melihatnya tergiur dan ingin segera menghabiskannya.
Apalagi, di saat sedang lapar seperti ini. Tak pakai basa-basi, Alvino dan Carren mendaratkan bokong mereka pada kursi.
"Selamat makan!"
***
Selesai makan, mereka berdua pun kembali ke atas. Tapi tidak menuju kamar Alvino, melainkan bersantai sejenak di taman sambil menikmati angin sore yang sejuk.
"Udah lama banget gue rasanya ngga nikmatin angin kayak gini." ungkap Carren jujur. Selama ini, ia hanya menghabiskan waktunya di meja belajar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Not My Type [✔]
Teen FictionRival Lomba. Itulah yang dapat menggambarkan hubungan Alvino dan Carren. Sebagai rival lomba, tentu saja mereka sering beradu mulut. Tiada hari tanpa mereka berdua saling beradu mulut, yang membuat suasana kelas 11 IPA 2 selalu ribut. Jika kalian...
![Not My Type [✔]](https://img.wattpad.com/cover/218623939-64-k425521.jpg)