Bab 7 : Hari Penantian

1.4K 363 189
                                        

Hari ini juga double up, tungguin yaa! Selamat membaca.

Now Playing : Juicy Luicy - Tanpa Tergesa

***

"Jangan panik, ada aku yang akan selalu berada di sampingmu."

***

Sinar mentari dengan malu-malu muncul melalui arah timur, menerangi semua objek yang ada di planet ini. Perlahan tapi pasti. Ayam mulai berkokok, memulai hari yang cerah ini.

Hari ini adalah hari penantian dari Carren. Karena hari ini, Ia akan membuktikan kepada papanya bahwa hari ini pun ia juga akan membawa pulang medali emas seperti yang sudah-sudah.

Hal yang pertama ia lakukan adalah berdoa. Karena tanpa berdoa, semua usaha dan kerja kerasnya tidak berarti apa-apa. Setelah berdoa, Ia pun mulai melakukan aktivitas yang sering ia lakukan sehari-sehari.

Yang pasti, pertama mari kita mengecek handphone terlebih dahulu. Sudah banyak notifikasi yang masuk ke dalam handphonenya, Ia pun membuka salah satu pesan yang menarik perhatiannya.

Ryan : Morning, Princess! Semangat lombanya hari ini, gue bakal datang agak sorean setelah pulang sekolah yaa.

Carren menarik ujung bibirnya sedikit ke atas, ia tersenyum. Setelah pulang sekolah berarti pukul tiga sore, berarti itu waktunya pengumuman.

Carren : Okay, gue tunggu lo. Makasih semangatnya, semangat futsalnya nanti.

Hari ini adalah hari Kamis, oleh sebab itu, Carren yang pergi mewakili sekolah dalam perlombaan Fisika hanya didampingi Bu Asri, selaku guru pembina dan Coach Andi, guru pembimbing. Karena di hari itu yang banyak free untuk mengajar hanya dirinya. 

Tring!

Satu pesan masuk kembali ke dalam handphone miliknya.

Ryan : Hari ini gue bolos ekskul buat nemanin lo. Jadi ngga perlu semangatnya hehe.

Carren sekali lagi tersenyum menanggapi pengorbanan Ryan demi dirinya. Nadhira pernah menceritakan pada Carren jika Ryan hanya akan bolos ekskul futsal ketika ada urusan keluarga atau keperluan penting. Hmm, berarti ia boleh pede dong, untuk menganggap dirinya penting bagi Ryan? Boleh, kan?

Carren : Oh begitu, makasih ya. Gue harap gue dapat memberikan hasil yang terbaik.
Read

Ryan : Jangan panik ya, Ren. Karena gue selalu berada di samping lo.

Carren tidak bisa menanggapi apapun selain kata terima kasih yang sudah ia ucapkan dengan ini untuk ketiga kalinya.

Selanjutnya, ia membuka pesan dari Nadhira dan juga ada dari Alvino? Eh?

Nadhira ( 3 Messages )
Alvino ( 2 Messages )

Dengan penasaran, Carren membuka pesan dari Alvino terlebih dahulu. Tetapi hal itu tak kunjung diwujudkan karena papanya sudah memanggilnya dari bawah.

"Carren, turun, Nak! Sudah mau jam tujuh, kita harus segera berangkat."

Carren melirik jam di tangan kanannya, pukul 06:44. Baiklah, mungkin ketika lomba selesai nanti ia baru akan membuka pesan dari Alvino. Tetapi dari pesan terakhir yang Alvino kirimkan isinya adalah, "Kalau lo menang, jangan lupa untu—

Not My Type [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang