Jangan lupa tekan bintang dan komentar saat membaca yaa! Happy reading!
Now Playing : TXT - Our Summer
***
"Ini bukan ajakan kencan, tapi sebagai latihan kalau kita udah pacaran nanti."
***
"Berdiri, beri salam!" perintah ketua kelas 11 IPA 2, Eric.
Seluruh murid kelas 11 IPA 2 mengikuti perintah sang ketua kelas dan memberikan salam pada Bu Rina, guru Sejarah mereka.
"Selamat pagi, hari ini ibu akan membagikan kalian berkelompok yang masing-masing berisikan dua orang."
Seisi kelas langsung merasa senang karena dapat berkelompok dengan sahabat mereka.
"Tapi jangan senang dulu, karena ibu yang akan memilihkan kelompoknya sesuai absen."
Rasanya, Bu Rina sudah mengangkat tinggi murid-muridnya sampai ke atas langit. Dan setelah itu, ia hempaskan dengan kuat kembali ke tanah.
Salah satu dari mereka menyuarakan pendapatnya, "Ah ibu mah gitu sukanya main absen. Coba saya kayak Carren, kan dapat partnernya si Alvino. Enak itu bu!"
Bu Rina tidak mau menggubris perkataan murid-muridnya dan dengan santai, ia mulai membacakan nama kelompok sesuai absen.
"Alvino dengan Carren. Carrina dengan Carvin dan-
Bu Rina membacakan nama-nama muridnya dengan suara yang lantang, mulai dari absen pertama hingga terakhir.
"Gila, Ren. Lo hoki banget punya teman sekelompok si Alvino. Udah sama-sama pintar, ganteng pula. Kerpok berasa kencan!" Seru Nadhira dengan kencang membuat seisi kelas menatap ke arahnya.
"Iya tuh! Bu Rina mah emang paling bisa bantu orang pdkt-an," timpal Ririn yang membuat suasana semakin riuh.
"Paan sih lo, Rin. Siapa juga yang pdkt?" balas Carren sengit.
"Siapa juga yang ngga tau, Ren? Lo kan sama Alvino suka berantem, eh ngga deng, akhir-akhir ini jadi kurang. Kalian ada masalah?"
Perkataan Ririn tidak salah. Akhir-akhir ini, interaksi antara Alvino dan Carren memang sudah jarang terlihat.
Biasanya, Alvino akan mengeluarkan perkataan yang dapat membuat Carren naik pitam.
Sementara itu, Alvino yang duduk di bangku depan hanya mendengarkan tanpa berniat untuk membalasnya.
Benar juga, akhir-akhir ini gue kenapa ya?
***
Saat ini, kantin sudah dipenuhi oleh murid-murid SMA Harapan. Mulai dari tingkat paling rendah, yaitu kelas sepuluh sampai ke tingkat akhir, kelas dua belas.
Alvino, Danny dan dua teman lainnya bernasib baik. Karena kelas mereka sudah keluar lebih cepat lima menit dari biasanya, sehingga mereka berhasil mendapatkan meja.
"Itu pada ramai-ramai ngantri, lagi ada apaan emang? Bagi sembako?"
"Yaelah, Dan. Masa lo ngga ingat, hari ini kan hari Rabu, Bu Mira jualan bakwan!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Not My Type [✔]
TienerfictieRival Lomba. Itulah yang dapat menggambarkan hubungan Alvino dan Carren. Sebagai rival lomba, tentu saja mereka sering beradu mulut. Tiada hari tanpa mereka berdua saling beradu mulut, yang membuat suasana kelas 11 IPA 2 selalu ribut. Jika kalian...
![Not My Type [✔]](https://img.wattpad.com/cover/218623939-64-k425521.jpg)