Bab 32 : Balikan?

734 113 80
                                        

Hai-hai! Cuaca di tempat kalian waktu baca bab ini gimana? Cerah? Mendung?

Selamat membaca❤❤

Now Playing : DAY6 - Love Me or Leave Me

***

"Kata orang, balikan sama mantan itu sama seperti kembali membaca buku meskipun sudah mengetahui endingnya. Tapi, gue ngga peduli."

***

"Yaampun, ada cewe itu lagi! Masih pagi astaga," ucap Danny berdramatis. Ia segera menyembunyikan badannya di belakang Alvino ketika cewe itu mulai mendatanginya.

Seakan sadar, Alvino menolehkan kepalanya ke arah belakang dan menunjukkan smirknya pada Danny, "Jadi cewe lo sekarang adek kelas?"

"Anjir! Sembarangan lo, cewe gue cuman Nessa. Eh," Danny lantas menutup mulutnya ketika nama Nessa dilontarkan dari mulutnya.

"Jadi lo berharap balikan sama Nessa? Kalau gitu, ngapain putus?"

Danny berkacak pinggang, "Gue ngga pernah putus ya! Cuman break. Beda!"

"Iyain biar cepat. Urusin tuh cewe lo, gue mau ke kelas. Good luck." Alvino menepuk pundak Danny pelan dan berlalu dari hadapannya.

Sesaat setelah Alvino meninggalkan Danny, Gladys langsung hadir di hadapan Danny. "Hai, kak! Gue udah tungguin lo daritadi, loh."

Dengan senyum yang dipaksakan, Danny menoleh ke Gladys. "Hehe, iya. Ada apa?"

"Gue punya berita yang besar! Sebesar rasa cinta gue ke lo,"

"Apaan?" Aneh. Gombalan dari Gladys rasanya tidak berarti apa-apa bagi Danny.

Gladys tersenyum sejenak, "Kayaknya, sih, Nessa udah punya pacar."

Perkataan dari Gladys berhasil membuat Danny mengernyitkan keningnya. Rasanya tidak mungkin jika Nessa mendapatkan pacar baru secepat itu. "Siapa?"

"Tuh," Gladys menunjuk ke pagar sekolah yang menunjukkan Nessa dan Samuel. Mereka terlihat seperti seorang kekasih yang baru saja berangkat bersama.

Tidak tahan lagi, Danny memutuskan untuk mendatangi mereka. Gengsi? Tidak lagi dipikirkan olehnya. Ia lebih memilih untuk mendapatkan kembali apa yang seharusnya ia dapatkan.

Danny merasa semakin kesal ketika melihat Samuel yang juga menggandeng tangan Nessa.

Tanpa aba-aba, Danny melepaskan gandengan tangan yang terkait antara mereka. Yang membuat Samuel dan juga Nessa langsung menyadari kehadirannya.

Nessa memandang wajah Danny yang menunjukkan ekspresi ma—marah? Sungguh, seperti tidak biasanya. Bahkan, saat berpacaran pun, Danny tidak pernah menunjukkan ekspresi seperti itu. Kecuali, saat sedang cemburu.

Tunggu dulu, berarti sekarang Danny sedang cemburu?

"Apa-apaan lo?" tanya Samuel dengan wajah kesal. Bisa-bisanya, Danny menghancurkan momen mereka berdua.

Danny melirik Samuel dengan tatapan sinis, "Cih, lo kira lo siapa? Ngga usah pegang-pegang tangan cewek gue." Danny mengucapkannya dengan nada lantang membuat beberapa orang yang berada di sana melihat ke arah mereka.

Not My Type [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang