41. Hidup dan Mati

6.4K 319 3
                                        

Sakura membuka matanya perlahan, ia memandang sekitar yang terlihat begitu asing. Sebuah ruangan berukuran 3 x 4 meter dengan cat putih dan Sakura kini terbaring di brankar seperti rumah sakit.

Sakura meringis saat berasakan pelipis kirinya berdenyut. Ia mulai mengingat kejadian beberapa saat sebelum ia tak sadarkan diri. Seseorang menendang kepalanya dengan kuat, lalu setelah itu Sakura tak ingat apapun.

Dan saat kesadarannya sudah mulai penuh, betapa terkejutnya Sakura saat merasakan tangan dan kakinya terikat di ujung brankar.

'Tidak, ini bukan rumah sakit. Dimana ini??' batinnya.

Sakura yang merasa dirinya dalam bahaya pun mulai merasa panik. Ia khawatir terjadi sesuatu yang buruk dengannya dan bayi dalam kandungannya. Hingga akhirnya Sakura mengambil inisiatif untuk berteriak.

"TOLOOONG!!!"

"TOLOOONG!!!"

Sakura berteriak sekuat tenaga namun rasanya sia- sia. Ruangan itu tak memiliki jendela, pintunya pun tertutup rapat. Satu- satunya cara agar Sakura bisa lolos adalah berusaha melepaskan kain yang merekat di tangan dan kakinya lalu berjalan menuju pintu.

Tak lama kemudian pintu terbuka, seseorang masuk sambil membawa kotak stainless steel ala rumah sakit.

"Sudah bangun putri tidur?"

Sakura mendelik melihat sosok itu mendekatinya. "Mau apa kau??! Lepaskan aku!!"

Orang itu berdiri tepat di samping brankar tempat Sakura berbaring. "Melepasmu? Bersabarlah, aku ingin bersenang- senang denganmu terlebih dahulu." kemudian ia menyeringai.

"Apa yang akan kau lakukan Karin?!"

Wanita itu menatap datar ke arah Sakura "Balas dendam tentu saja"

Sakura mengernyit heran. "Apa? Balas dendam? Memangnya apa yang telah ku lakukan hingga kau ingin balas dendam?"

Karin meletakkan kotak stainless yang dibawanya di atas nakas. Kemudian melipat kedua tangannya di dada sambil menatap Sakura.

"Apa kau ingat Danzo? Pria yang sudah ayahmu dan Sasuke hancurkan dengan menjebloskannya ke penjara dan membuatnya bunuh diri di dalam sel karena frustasi? Dia adalah ayahku!!! Kalian yang telah membuatnya menderita!! Dan kalian akan mendapatkan balasannya dariku!!!" Karin berteriak menggila

Sakura terbelalak "Jadi, kau adalah putrinya Danzo?"

"Bukan hanya itu, kau juga sudah membunuh tunanganku, pria yang paling kucintai, Utakata." mendadak suara karin menjadi lirih secara tiba- tiba.

"U- Utakata??" Sakura langsung teringat tragedi yang pernah menimpanya saat dulu Utakata menyekap dan hampir memperkosanya.

"Ah, jangan lupakan Shion. Yang telah dianiaya oleh Sasuke lalu di lempar ke penjara!!"

"Karena kalian aku kehilangan mereka dan kini aku hidup sendirian!!! Sekarang akan kubuat ini setimpal!! Aku ingin Sasuke merasakan bagaimana rasanya kehilangan orang- orang yang dicintainya!!"

"Kau ingin membunuhku??" tanya Sakura menantang.

Karin tertawa remeh "Tentu saja, tapi setelah anak sialanmu berhasil kupaksa keluar saat ini juga. Aku akan membunuhnya di hadapanmu, lalu aku akan menghabisi nyawamu.. HAHAHAHA!!!"

Mata Sakura langsung memburam mendengar ucapan Karin. Air matanya mulai mengalir di pipinya. Ia benar- benar takut sekarang, entah apa yang akan Karin lakukan pada anaknya. Sakura mulai meronta mencoba melepaskan diri.

"LEPASKAN AKU!!"

Karin menulikan pendengarannya dan mengambil sesuatu di kotak yang tadi ia bawa. Sebuah jarum suntik kini berada di tangannya, ibu jarinya mendorong bagian bawah suntikan itu hingga sedikit mengeluarkan cairan di ujung jarumnya.

Bond With YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang