Day 24 - new chapter 2020

22.4K 2.7K 804
                                        

;


















Tidak usah bertanya apa yang membuat Ibu Kim tersenyum-senyum sendiri sedari bangun tidur. Tentu saja, kalau bukan karena putra sulung dan menantunya datang maka siapa lagi yang bisa menarik senyumnya selebar ini.

Omong-omong adik Taehyung yang paling bungsu sekolah dengan sistem asrama, sedangkan si anak tengah hari ini semangat sekali berangkat sekolah lebih awal sebab ada festival entah apa yang membuatnya hilang bahkan sebelum ikut sarapan bersama kakak dan kakak iparnya yang lama tidak ia jumpai.

Maka dari itu Ibu Kim melarang suaminya untuk pergi bekerja khusus sehari ini. Setidaknya biar saling mengenal, yah walaupun tidak menutup fakta bahwa semalam keduanya tidak sengaja terbangun sebab Ayah Kim panik mendengarkan suara-suara tangisan yang cenderung ... yah kalian tau lah darimana sumbernya di kamar sebelah.

Mereka hanya tertawa-tawa memikirkan putra sulungnya yang lima bulan lalu meminta izin menikahi Jungkook.

Begitu percaya diri menyatakan bahwa ia akan langsung melamar melalui calon mertua, nyaris membuat Ibu Kim harus menelan banyak obat penenang sebab bukan ini yang ia dan suaminya mau saat membiarkan putranya mencari bahagia sendiri.

Tapi putranya benar-benar kukuh dan berjanji akan membawa Jungkook pulang tanpa lewat satu bulan setelah menikah juga akan membuktikan pada orang tuanya bahwa meski sikapnya sangat menyebalkan kepada orang lain, Jungkook tak akan bisa tidak jatuh dan tidak luluh kepadanya.

Telak membuat orangtuanya nyaris menangis akibat semalaman mendengar Taehyung benar-benar membuktikan ucapannya dengan tidak main-main. Padahal orangtuanya juga tidak serius saat mengiyakan dirinya yang begitu yakin soal pembuktian dan lain-lain.

Padahal melihat lamaran diterima dan Jungkook tidak kabur disaat pernikahan saja rasanya sudah cukup. Mereka tidak minta apa-apa lagi.

Setelah selesai menata sarapan dan merapikan seisi rumah. Ibu Kim memberanikan diri membuka kamar putranya dan malah semakin tertawa melihat Taehyung dan juga Jungkook yang masih sibuk terlelap. Saling memeluk dengan selimut yang menutup sebatas perut. Sama-sama tidur tanpa atasan namun yang membuat Ibu Kim kelewat kagum adalah wajah menantunya yang begitu cantik.

Sejauh yang ia lakukan, selama ini selalu bertemu Jungkook dalam keadaaan sadar dan anak itu selalu sedang tidak dalam mood yang baik mengingat dia benar-benar tidak mau menikah saat itu. Sehingga Ibu Kim jadi sering takut jika menatap terlalu lama, takut Jungkook sadar dan malah marah jika tau sedang diperhatikan.

Maka saat-saat seperti inilah jadi waktu yang paling tepat. Dalam hatinya tidak lelah terus memuji, begitu elok paras menantunya lebih-lebih saat sadar bahwa dua tangan Jungkook yang masih lelapdalam tidurnya tiba-tiba saja semakin mempererat pelukannya kepada yang lebih tua.

Ya Tuhan, Ibu Kim benar-benar tidak habis pikir kalau insting Jungkook sekuat itu. Dalam hati membatin "iya-iya ambil saja putraku jadi bahagiamu," lalu memilih keluar sembari menunggu keduanya bangun. Sebab beliau sudah tidak sabar ingin bercengkrama banyak, dengan keluarga barunya.



















;

"Ayah, ibu ..."

Sebuah panggilan dari putra sulung mereka membuat keduanya berpaling dari tayangan televisi yang sedang menayangkan berita pagi. Mau bilang tidak punya sopan tapi sungguhan disini Taehyung keluar dari kamar bahkan hanya mengenakan bokser tanpa atasan. Tiba-tiba saja muncul dari kamarnya masih dengan rambut berantakan dan juga beberapa bercak kemerahan yang menghiasi tubuh bagian atasnya.

amante | taekookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang