BAB 52 : PESTA

1K 59 4
                                    

Jangan lupa untuk vote and koment
Happy reading guys 😋










Sore ini dikediaman keluarga Carlos, seperti biasa sering kali terjadi tawuran antara duo Carlos yang diyakini mereka adalah Nathan dan Mika. Contohnya saja sore ini. Vinny dan Reihan mah udah biasa ngeliat kelakuan para curut curut mereka:v

"DASAR SETAN! BALIKIN GAK HP GUE!!"

"Ambil aja sendiri kalo bisa"

"Gimana cara ngambil nya, lo aja lo tinggi tinggiin, mana bisa gue"

" Makanya tumbuh tuh keatas bukan kesamping"

"Bodo!! Sini hp gue balikin"

"Enggak!"

Dengan inisiatif Mika langsung mendaratkan satu pukulan nya kearah perut Nathan, dan ya tepat sasaran. Emejing:)

Mika yang tak ingin membuang kesempatan berharga langsung saja mengambil alih pegangan hp nya tersebut. Dan lagi lagi Mika berhasil merebut hp nya. Gud job lah Mika;)

"Ekhem!" dehaman tersebut mengambil atensi kedua remaja yang sedang tawuran tersebut:v Siapa lagi kalau bukan Reihan, kepala keluarga Carlos.

"Eh ada papa!"

"Ada apa, Pa?"

Seketika remaja yang tawuran tadi langsung berubah menjadi anak yang baik, imut, kiyod kiyod gimana gitu. Kek power rangers aja:v

"Dasar bocah! Bukannya siap siap malah berantem gak jelas disini" omel Reihan pada anak anak nya tersebut.

"Ini Mika udah siap kok Pa, bang Nath nya aja yang belum siap" jawab Mika sambil melirik kearah Nathan.

"Enggak kok Pa, ini Nathan juga udah siap" bela Nathan.

"Trus tadi kalian nga-"

"Gak anak gak bapak, sama aja! Sama sama ngerepotin! Ini kalian masih mau ngobrol!! Kita ini udah telat lho! Masih aja asik ngobrol" sembur Vinny yang baru datang.

"Tapi tadi kan, mama yang nyuruh papa panggil anak anak" ujar Reihan pada sang istri tercintah.

"Iya, tapi mama cuma nyuruh papa manggil anak anak bukannya ngobrol sama anak anak" jawab Vinny.

"Iya ma iya, papa yang salah, papa minta maaf ya, yaudah sekarang kita berangkat!"

"Kan emang papa yang salah"

"Iya ma, perempuan mah gak pernah salah"

"Yaudah berangkat" ujar Vinny melenggang pergi meninggalkan tiga makhluk tadi.

"Pas ada mama aja kalian langsung diam" dengus Reihan pada anak anaknya.

"Kita gak diam kok Pa, tapi kita tadi cuman nyimak aja" ujar Nathan sumringah.

"Ho'oh Pa, kita sebagai anak kan gak boleh mencela perkataan orang tua, makanya kita nyimak aja" sambung Mika.

"Seterah kalian, papa capek" ujar Reihan berlalu pergi.

"Terserah pa bukan seterah" ralat duo Carlos dan pergi mengejar papa nya tersebut.

.
.
.
.
.
.

Setelah menempuh perjalanan yang bisa dikatakan cukup jauh, akhirnya keluarga Carlos tersebut tiba disebuah gedung yang sangat megah dan mewah, tempat diadakannya pesta tersebut.

Mereka pun melangkah masuk memasuki gedung tersebut. Dan jangan lupa sebelum mereka masuk, mereka harus memberikan undangan, guna sebagai tanda bahwa mereka adalah tamu undangan bukan tamu ilegal.

Fake Identity [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang