chapter 41

23 2 0
                                    

Malam pun tiba,nisa pergi sendiri dan meminta tolong kepada rasti dan alya untuk menjaga zaki agar zaki tak curiga

"Bantuin gue ya"

"Pasti"

"Entar kalo ada apa apa,gue langsung telfon lo kok"

"Yaudah gue berangkat"

"Bismillah ya"

"Thanks ya"

Nisa keluar dari kamar dan mendapati zaki yang sedang bermain ps

"Mau kemana nis?"

"Beli buku"

"Gue anterin ya?"

"Gak usah bang"

"Udah malem nis"

"Baru jam 8 bang,nisa pergi dulu yaa,byee"

"Maaf bang,ini untuk terakhir kalinya"nisa berbicara dalam hati

Nisa langsung melajukan mobilnya ke taman yang biasa mereka kunjungi

"Nis"

"Raf"

"Kenapa minta ketemuan disini?"

"Gue mau ngomong serius deh sama lo"

"Mau ngomong apa?"

"Tadi pagi lo kemana?"

"Dirumah,kan lo nelfon gue tadi"

"Jangan bohong,gue ikutin lo raf"

Mata rafael melotot kaget,sedangkan nisa hanya memunculkan tatapan datarnya saja

"Keneisha raf?"lanjut nisa lagi. nisa menangis,dia tak tahan harus mengatakan ini semua

"Nis,keneisha bukan siapa siapa di hidup gue,dia cuman temen gue doang.lo jangan cemburu"

"Gue bukan tanya keneisha siapa,gue tanya kenapa keneisha bisa meninggal?"

"Dia kecelakaan nis"

"Ditabrak atau nabrak?"tanya nisa memancing

"Ditabrak"

"Sama siapa?"nisa terus menanyakan dengan menitikkan air mata yang cepat cepat dihapusnya

"Ya gue gatau"

"Terus siapa perempuan yang sama lo malam itu di dalem mobil?"tanya nisa lagi

Rafael benar benar shock,wajahnya memucat keringat dingin.

"Nis...."

"Kenapa?kaget?iya?kaget gue udah tau semuanya?"

"Lo tau dari zaki?"

"Udah seharusnya gue tau dari dulu"

"Gue bisa jelasin,lo jangan nangis"

"Rafael yang gue kenal ternyata suka mabuk mabukan,ke club dan main cewek,terus ugal ugalan sampe bikin pacar zaki meninggal"

"Nisa,sumpah itu dulu.gue gak pernah ngelakuin itu semua lagi setelah gue ketemu lo,gue gak pernah mau ngecewain lo lagi"

"Gue emang gak pernah liat,gue emang gak tau gimana kelakuan lo di belakang gue.buktinya kejadian ini tanpa sepengetahuan gue kan?gue sama sekali gak tau,sampe abang gue sendiri yang ngebongkar semuanya"

"GUE NGELAKUIN ITU KARNA GUE FRUSTASI,GUE UDAH NYAKITIN LO,BOKAP NYOKAP GUE MENINGGAL,LO BISA NGERTIIN GUE GAK SIH?SELAMA INI CUMAN GUE YANG NGERTIIN LO NISA"rafael membentak nisa

"Gue udah belain lo didepan zaki,gue udah yakinin bokap sama nyokap kalo lo bakal berubah,gue udah ngertiin semua masalah lo dan coba buat balik lagi sama lo raf"nada bicara nisa yang pelan tapi menusuk

distance apartTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang