BONCHAP

1K 93 34
                                        

"Aku suka banget lihat wajah Taehyun kalo lagi kalut" Soobin berceloteh dengan tawa yang terus keluar dari mulut nya.

"Kasian Taehyun tau! Apa itu nggak keterlaluan?" Beomgyu bertanya dengan suara sangat pelan, tapi cukup terdengar oleh Soobin. Karena, mereka berdua sedang duduk di atas sofa rumah Soobin. Beomgyu menyenderkan kepala nya pada bahu Soobin, lalu kedua tangan nya memegang snack.

Setelah drama picisan di kafe malam itu, mereka jadi lebih sering menghabiskan waktu berdua. Soobin sering menginap di rumah Beomgyu, begitupun sebalik nya.

Orangtua mereka juga sudah mengenal satu sama lain, karena Soobin yang mengajak Taehyung dan Jimin untuk berkunjung ke rumah Jungkook dan Yoongi.

"Prank kayak gini cuma ada setahun dalam sekali, itupun kalo tahun depan Taehyun masih hidup," Jawab Soobin dengan enteng, tangan nya mencomot snack yang ada di genggaman tangan Beomgyu.

Tadi di warung nya bang Joo, Soobin and the gengs telah membuat kejutan untuk mengerjai Taehyun yang hari ini sedang ulang tahun, mereka menghilangkan motor Taehyun. Ide gila ini tercipta dari Yeonjun, karena dia tau kalau Taehyun sangat menyayangi motor nya. Lagi pula, hal yang wajar kan mengerjai sahabat saat ulang tahun?

"Kamu doain Taehyun mati?!" Beomgyu sedikit mendongak untuk melihat Soobin.

"Bukan doain, sayang. Hidup-mati seseorang kan nggak ada yang tau" Balas Soobin.

Beomgyu angguk-angguk kepala, malas kalau berdebat dengan Soobin karena pada akhir nya ia akan tetap kalah dan lelaki tiang itu lah yang akan memenangkan nya. Mungkin kalau ada perlombaan adu bacot, Soobin yang senantiasa menjadi pemenang nya.

"Sayang!" Panggil Soobin pada akhir nya.

"Apa?" Beomgyu bertanya dengan mata yang masih fokus melihat televisi yang menampilkan dua anak kembar Upin dan Ipin.

"Hadiah ku mana?" Tanya Soobin dengan antusias.

Mata Beomgyu langsung beralih dari layar televisi, "E-eh hadiah? Apaan banget, yang ulangtahun kan Taehyun, kenapa malah kamu yang minta hadiah?!" Dusta nya.

Beomgyu bukan nya nggak tau apa maksud hadiah yang Soobin bilang, hanya saja dia pura-pura nggak ngerti. Alarm di kepala nya mengatakan akan ada bahaya yang menimpa nya setelah ini.

Soobin langsung berdecak sebal.

Lelaki tiang ini langsung mengikis jarak antar kedua nya. Kini tangan Soobin sudah berada di kedua pipi Beomgyu, menyentuh dan mengelus nya dengan lembut seperti sebuah kaca, takut-takut kalau dia kasar sedikit, maka kaca itu akan pecah.

Menatap mata sang kekasih yang sedang melarikan mata nya, enggan menatap balik. Soobin tau, Beomgyu sedang salah tingkah, hanya saja menggoda pacar nya adalah kesukaan Soobin.

"Tatap aku" Satu kalimat yang membuat Beomgyu diam-diam menatap juga iris indah seseorang di depan nya. Pacar nya. Pria nya. Hanya milik nya. Soobin milik Beomgyu.

Dia melihat ada suatu pancaran tulus di kedua mata Soobin yang tidak elak membuat ia tersenyum tulus. Berterima kasih kepada Tuhan yang sudah mempertemukan dan menyatukan mereka.

Soobin sedikit demi sedikit mulai mendekatkan kepala nya dan hampir saja bibir nya bertemu dengan bibir Beomgyu, bahkan hidung mereka sudah bersentuhan. Jika, tidak ada suara yang menghentikan kegiatan tersebut.

"AAAAA!!! OM TAEHYUNG, ADA YANG BERBUAT MESUM DI RUMAH INI!!!!"

Jake, bocah laki-laki yang duduk di bangku SMP kelas tiga berteriak dengan histeris yang membuat kegiatan mereka terganggu. Soobin dengan perempatan siku di kepala nya sudah siap untuk membunuh Jake hanya dengan picingan mata, sedangkan yang lebih muda dengan enteng nya menjulurkan lidah nya. Menantang yang lebih tua untuk berbuat lebih.

"Sini lo bangsat!!!"

Soobin mengejar Jake yang sudah berlari keluar rumah karena ketakutan. Kegiatan mereka berdua tak luput membuat Beomgyu tertawa terbahak-bahak. Ini sudah biasa ketika Jake selalu mengganggu kegiatan mesra Soobin dan Beomgyu.

Mungkin Soobin sudah habis kesabaran sampai-sampai ia masih mengejar Jake keluar rumah, biasa nya dia akan diam saja oleh tingkah adik sepupu laknat nya itu.

Tak lama dari itu, Taehyung dan Jimin datang dari luar rumah dengan membawa banyak belanjaan. Mereka habis jalan-jalan dengan Jake tadi.

"Itu Soobin sama Jake mau kemana?" Tanya Jimin pada akhir nya.

Beomgyu berhenti tertawa sewaktu melihat Jimin duduk di samping nya.

"Biasa, Jake gangguin Soobin, mah!" Jawab Beomgyu dengan santai.

Jimin hanya geleng-geleng kepala, sudah hafal dengan tingkah anak dan keponakan nya itu.


*****

Berhubung saya lagi gak mood bikin adegan enaena, jadilah seperti ini wkwk

Silahkan kalian ber-imajinasi sendiri:v

Ada yang kenal Jake? Yg ngikutin I-ILAND pasti kenal tuh:)

Eh btw,

Sequel PACARAN udah ada di draft, mau di up kapan?? :v

Pacaran || SOOGYUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang