06 : askya

28.1K 1.8K 32
                                        

Pagi ini askya dan asky kembali kesekolah seperti hari haru biasa, namun ada yang berbeda dari askya. Yaitu ia berubah semakin dingin dari biasanya.

Bahkan saat asky berbicara sesuatu kepada askya, askya hanya menanggapi dengan deheman atau tidak menjawab dengan sangat singkat.

Seperti pagi ini askya hanya duduk dikelas sambil membaca novel yang ia ambil dilemari milik mommynya, sahabat atau teman sekelasnya tak ada yang berani mengganggunya. Kecuali satu orang yaitu jessika.

Brakk.

Jessika tiba tiba datang dan langsung menggebrak meja milik askya, semua murid yang ada dikelas langsung mengaligkan pandangannya kearah lain.

Askya yang diperlakukan seperti itu langsung menatap tajam jessika, dan jessika menatap remeh kearah askya.

"Heh, lo jangan sok belagu yaa! Mentang mentang anak pemilik yayasan lo sok berkuasa,"bentak jessika kepada askya.

Sementara askya hanya menatap aneh kepada jessika, lalu berucap...

"Hahaha Hey, anak pemilik yayasan bukan hanya diriku. Ada bang arlan, bang arken, dan juga kak asky! Mengapa kau begitu marah kepadaku,"ucap askya sambil tertawa sumbang dan itu membuat murid yang ada didalam kelas menggidik ngeri.

Wahh emang si jessika cari perkara sama kya!

Anju, kya ketawanya serem.

Gila gila sih jessika berani bett ngusik si kya.

Iyaa, gua kaga tau dia bakal jadi apa.

"Astagah, kya sudah pakai bahasa formal gua harus apa!?," batin lili.

"Gawat, si jessika cari mati sama keturunan iblis!," batin Qella.

"Astaga, adek gua serem amar yak!,"batin asky.

"Parah sih ini, gua angkat tangan!,"batin reyna.

Sementara jessika langsung bungkam karna memang benar anak pemilik yayasan tak cuma askya saja.

"Yaa, karna sodara sodara lo kaga songong kaya lo!,"balas jessika, dan saat itu juga asky maju kehadapan jessika.

"Tahade, ape lo bilang kaga songong? Gua bisa ngerubah sifat gua kaya kya! Bahkan kaga cuma gua semua sahabat termasuk abang twins gua juga bisa!, paham lo?,"bentak asky kepada jessika, dan jessika menatap marah kearah asky lalu berniat menampar asky. Namun tangannya dipegang oleh askya.

"Jangan pernah sentuh twins gua, atau tangan lo gak ada ditempatnya lagi!,"ucap askya dengan nada dingin, lalu menghempas kasar tangan jessika.

"Dan gua ingetin sama lo, jangan pernah main main dengan seorang askya xandra putri leorand!," bisik askya kepada jessika, dan hal itu membuat jessika menggidik ngeri lalu pergi begitu saja.

"Sepertinya dia takut,"ucap asky kepada askya, dan askya hanya menghedikan bahu acuh.

"Ada yang mau ikut kaga, gua mau keroftoop,"tawar askya, dan para sahabatnya langsung mengangguk.

Askya berjalan menuju roftoop, dan saat sampai diroftoop ia mendengar ada seseorang yang sedang berkelahi disana. Dan ia seperti mengenal suara orang itu.

Dengan cepat askya membuka pintu roftoop dan benar saja disana ada yang berkelahi, dan itu adalah Nathan dan Renhart (oke nama Erick gua ganti jadi nathan).

Askya menatap tajam kearah, keduanya dan keduanya hanya bisa menundukan kepala.

"Cih, terlalu kekanakan. Diriku bukan mainan yang bisa kalian rebutkan!,"serkas askya, dan nathan dan juga renhart terkejut mendengar penuturan askya.

"Sudah lah, kalian membuat moodku buruk! Qella ucapkan pada guru aku ada keperluan!,"seru askya, dan langsung pergi begitu saja.

Askya memutuskan untuk pergi kemarkas, karna disana ia akan tenang. Dan ia melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas rata rata.

Dan saat askya sampai dimarkas, banyak anggota yang menunduk hormat kepadanya dan askya hanya mengangguk lalu ia berjalan menuju ruangan mommynya.

"Hmm, mengapa kau membolos sekolah lagi kya?,"tanya nara kepada putrinya ini.

"Ohh ayolah mom, kya bahkan saat dilondon sudah lulus S3. mengapa harus sekolah lagi!?,"geram askya kepada nara, dan nara terkekeh melihat anaknya kesal.

"Hahaha, kau tak ingin menikmati masa SMA mu?,"tanya nara kepada askya.

"Mommy, kya mau tapi ini sangat membosankan!,"balas askya, lalu duduk didepan mommynya.

"Sabarlah sayang, bahkan kau tak memberi tahu twinsmu bahwa kau memiliki perusahaan dan kau sudah lulus S3,"ucap nara, dan askya hanya memutar bola mata malas.

"Mommy selalu tau segalanya!,"ucap askya, dan nara hanya terkekeh.

"Bahkan perusahaanmu itu sudah berada ditingkat ketiga!,"seru arkan, yang baru datang.

"Ohh ayolah mommy daddy, aku kesini untuk menenangkan diri bukan untuk kalian ajak pusing!,"kesal askya, dan ia langsung pergi menuju ruang tembak.

"Lihatlah dirinya, begitu mirip denganmu sayang. Dia sangat pintar dan juga cerdik!,"ucap arkan kepada nara.

"Yaa, aku tau itu arkan!," balas nara.









Tbc.

Hii gan, jangan lupa divote, komen, and follow akun author yhaa.

Dan satu lagi, klean vote dong cerita yang claresta, sama ko genrenya fantasi:). Please:(.

See you and
Next time.

She Is My Queen Askya [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang