Seperti yang dibilang Askya tadi setelah selesai mengerjakan berkas-berkas kantor ia akan mengajari Anara dan Edward dkk mengenai bisnis dan perusahaan, saat ini mereka sedang berkumpul diruang tengah, Askya tengah mengajari Evalyn masalah keuangan kantor.
Sementara Nathan hanya memperhatikan kekasihnya itu sambil merebahkan tubuhnya dikarpet dan paha Askya sebagai bantalan, Askya merasa tak terganggu jadi dia diam saja.
Edward sedari tadi menperhatikan Askya ia kagum dengan wajah cantik alami milik Askya, Nathan yang menyadari hal tsb langsung mengubah raut wajahnya menjadi datar dan mengarahkan wajahnya keperut datar milik Askya.
Askya yang menyadari perubahan Nathan langsung menatap Nathan heran, namun ia melanjutkan menjelaskan masalah bisnis kepada Anara dan Edward dkk. Dan sesekali ia mengusap dengan lembut kepala kekasihnya itu hingga tak sadar Nathan sudah tertidur dengan pulas sambil memeluk pinggang Askya.
"Etdah, tuh bocah malah tidur! Mana nyenyak bett lagi," ucap Venzo yang melihat Nathan sudah tertidur dengan nyaman dipaha Askya.
"Biarin aja kalik, kalau iri tuh bilang! Noh minta kepacar lo," sindir Dave dan membuat Venzo mendengus lalu melempar Dave menggunakan pensil.
"Udah elah! Kek bocah tahu, nanti Nathan bangun elo yang kena," ucap Derista memukul kedua orang itu menggunakan penggaris besi milik Askya.
"Mau lanjut atau mau bertengkar? Nanti Nathan bangun gue yang bengek!," ucap Askya menatap mereka malas, dan mereka menatap tak mengerti kearah Askya.
"Maksudnya? Bengek? Apaan dah?," tanya Karvin, dan diangguki oleh yang lain.
"Entar kalau dia bangun, dia bakal manja dan meluk gue mulu! Gue sih enggak apa-apa kalau dipeluk, tapi lo enggak tahu aja dia meluknya kaya sepuluh tahun kaga ketemu," balas Askya terkekeh saat melihat wajah menggemaskan dari Nathan, saat sedang manja kepada dirinya.
Edward dkk menganga tak percaya dengan ucapan Askya, Nathan lelaki yang gagah, berani dan cool ternyata juga memiliki sifat manja terlebih lagi kepada Askya yang notabenya adalah kekasihnya.
"Ward, lo napa dah? Kaga pernah ngomong kalau ada Askya," tanya Evalyn menatap heran kearah Edward. Yaa, memang setelah kedatangan Askya dikampus Edward sangat jarang berbicara.
"Kaga napa-napa, malas aja!," balas Edward dingin, sementara Evalyn hanya memangut-mangutkan kepalanya.
Mereka merasa bosa karna sudah hampir 2 jam mereka belajar kepada Askya, dan Askya juga sudah sibuk kembali dengan leptopnya karna mendadak ada meeting online dengan client yang ada dicanada.
Askya sangat serius saat meeting bersama clientnya, bahkan Anara sedari tadi memperhatikan Askya yang membuat Askya kurang fokus kepada penjelasan clientnya.
Askya menatap kearah Anara tajam dan membuat Anara langsung mengalihkan pandangannya, Askya kembali fokus dan sesekali ia mengelus rambur ikal milik Nathan, bahkan Nathan sama sekali tak terusik tidurnya.
Sekitar satu setengah jam kemudian Askya baru selesai meetin dan sekarang jam sudah menunjukkan pukul 22.38, namun dirinya belum merasakan kantuk bahkan Anara dan Edward sedari tadi mendengus karna bosan.
"Kalian bosan?," tanya Askya menatap mereka dan mereka mengangguk Askya memberikan mereka sebuah DVD flim horor dan mereka menerima dengan senang hati.
Baru saja ingin memutar flim, tiba-tiba sebuah pekikkan menghentikan aktivitas Carissa yang ingin memutar flim tsb.
"Halo eferbody, Lesya dan Raysa yang cantik datang! Sorry datangnya malam-malam karna nyampenya malam!," teriak Lesya dan Raysa bersamaan dan itu membuat Nathan kaget, dan langsung bangun dari tidurnya dengan wajah yang sangat menggemaskan.
KAMU SEDANG MEMBACA
She Is My Queen Askya [END]
Fantasi*TAMAT* *SEBELUMNYA TERIMA KASIH BAGI KALIAN YANG SUDAH MENSUPORT KARYA SAYA SAMPAI TITIK INI:) Rank: 2 :icegirl// [26.8,2020]💙 1 :penerus//[26,8,2020]💛 2 :duniagelap//[26.8.2020]💜 2 :mafiagirl//[26.8.2020]🖤 4 ;malaikatkematian//[26.8.2020]💚 As...
![She Is My Queen Askya [END]](https://img.wattpad.com/cover/228868121-64-k197422.jpg)